Suara.com - FIFA saat ini tengah mempertimbangkan berbagai opsi bagi Timnas Iran di Piala Dunia 2026 seusai meletusnya konflik dengan tuan rumah Amerika Serikat. Apakah hal ini akan memiliki dampak terhadap Timnas Indonesia?
Keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengizinkan penggunaan bom Amerika Serikat di situs nuklir Iran pada akhir pekan lalu menimbulkan pertanyaan bagi induk sepak bola dunia, FIFA.
Pasalnya, situasi ini memicu konflik yang lebih meluas antara Iran-Amerika Serikat. Padahal, Iran sudah dipastikan lolos sebagai salah satu wakil Asia di Piala Dunia 2026. Sedangkan Amerika Serikat sendiri merupakan tuan rumah kejuaraan ini bersama dengan Kanada dan Meksiko.
“Tidak ada ketentuan dalam peraturan FIFA untuk mencegah Iran memainkan pertandingan grup mereka di AS, meskipun negara tersebut menjadi sasaran tindakan militer oleh pemerintahan Trump dan warga negara Iran berada di bawah larangan perjalanan yang mencegah mereka memasuki negara tersebut,” tulis The Guardian.
Menurut The Guardian, Iran hanya bisa terhindar bermain di AS apabila mendapatkan slot khusus di Grup A. Sehingga, semua pertandingan mereka akan berlangsung di Meksiko. Akan tetapi, jika lolos ke fase berikutnya, baik itu babak 32 besar maupun 16 besar, mereka akan tetap bermain di AS.
Sejauh ini, belum ada tanggapan dari FIFA untuk konfirmasi permasalahan tersebut. Presiden FIFA, Gianni Infantino, harus segera mengambil keputusan tersebut dalam waktu dekat bersama Dewan FIFA.
Lantas, di tengah situasi semacam ini, apakah ada dampak yang bisa ditimbulkan bagi Timnas Indonesia yang bakal menghadapi putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia? Berikut Suara.com sajikan ulasannya.
Potensi Iran Didiskualifikasi
Pemberitaan terbaru mengindikasikan bahwa jika Iran didiskualifikasi dari Piala Dunia 2026 karena konflik geopolitik dengan Amerika Serikat sebagai salah satu tuan rumah, ini dapat memiliki dampak bagi Indonesia, meskipun belum ada keputusan resmi dari FIFA.
Baca Juga: Penutupan Selat Hormuz Jadi Alarm, Mengapa Indonesia Perlu Percepat Transisi ke Energi Terbarukan?
Jika Iran didiskualifikasi, maka Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) kemungkinan besar akan menambah satu tiket lolos ke Piala Dunia 2026 bagi tim-tim Asia lainnya.
Dengan demikian, Timnas Indonesia yang baru saja lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia bisa mendapatkan keuntungan dari penambahan kuota ini. Indonesia akan bersaing dengan 5 tim Asia lainnya di putaran keempat.
Jika ada penambahan kuota, salah satu skenario yang mungkin adalah tim yang sebelumnya akan menghadapi babak play-off antar-konfederasi bisa langsung lolos, atau bahkan tim peringkat tertentu di babak kualifikasi Asia bisa mendapatkan tiket langsung.
Dengan adanya potensi penambahan kuota semacam ini, skuad asuhan Patrick Kluivert menuju Piala Dunia 2026 bisa menjadi sedikit lebih terbuka.
Meskipun demikian, perlu diingat bahwa ini masih sebatas potensi dan spekulasi media, belum ada keputusan resmi dari FIFA atau AFC mengenai mekanisme penggantian tim yang didiskualifikasi.
Timnas Indonesia diharapkan tidak memikirkan skema tersebut dan terus berusaha untuk bisa menjadi juara grup di round 4 supaya lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 dengan hasil murni di lapangan, bukan bergantung pada situasi geopolitik yang tidak bisa dikendalikan oleh tim.
Berita Terkait
-
Penutupan Selat Hormuz Jadi Alarm, Mengapa Indonesia Perlu Percepat Transisi ke Energi Terbarukan?
-
Netizen Sampai Takut, Ini Unggahan Terakhir Kevin Diks Sebelum Terjebak di Qatar
-
Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Terancam Batal
-
Pemain Keturunan Laurin Ulrich Punya Hubungan Darah dengan Drummer Metalllica?
-
Hendropriyono Bongkar Peran AS di Perang Iran-Israel: Skenario Proksi Terungkap!
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Kata-kata Ole Romeny Usai Cetak Gol, Pelatih PSV Dibuat Naik Pitam
-
5 Fakta Mengejutkan Temuan 995 Senjata dan CD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
-
Mengenal Kerajinan 'Anam Kepang', Esensi Edukatif yang Mati Ditelan Zaman
-
7 Negara di Asia yang Merayakan Kemerdekaan pada Bulan Agustus, Tak Cuma Indonesia
-
Spanduk 10 Meter 'Belum Merdeka dari Asap' Bentang di CFD Jembatan Ampera
-
Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga
-
AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship
-
3 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Dapur Menurut Feng Shui, Bikin Rezeki Seret
-
4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!
-
Kilang Minyak Aramco Diserang Houthi, Asap Tebal Membumbung di Arab Saudi