Suara.com - Kedatangan Kevin Diks dari FC Copenhagen ke Borussia Monchengladbach bukan hanya dilihat sebagai solusi defensif, tetapi juga sebagai jawaban atas kekosongan figur pemimpin di lapangan.
Untuk memahami mengapa Kevin Diks adalah pemain ideal untuk Gladbach, kita harus membedah filosofi pelatih Gerardo Seoane.
Pelatih asal Swiss ini dikenal dengan pendekatan taktis yang sangat fleksibel, gemar mengubah sistem permainan antara 4-2-3-1 dan formasi dengan tiga bek, bahkan saat pertandingan sedang berjalan.
Kunci dari sistemnya adalah pemain yang cerdas secara taktis dan serba bisa.
Musim lalu, salah satu masalah terbesar Gladbach adalah transisi dari menyerang ke bertahan. Mereka terlalu mudah kebobolan lewat serangan balik.
Seoane membutuhkan bek yang tidak hanya kuat dalam duel satu lawan satu, tetapi juga memiliki kecerdasan untuk membaca permainan dan vokal dalam mengorganisir rekan-rekannya.
"Seorang pelatih membangun tim dari tulang punggungnya, dan bagi Seoane, tulang punggung itu dimulai dari seorang bek yang bisa memimpin," ujar seorang analis sepak bola Jerman.
Di sinilah kebutuhan Seoane bertemu dengan profil Kevin Diks. Seoane membutuhkan seorang general lapangan di lini belakang, dan dengan kapten utama, Jonas Omlin, yang rentan cedera, pintu untuk pemimpin baru terbuka sangat lebar.
Analisis Karakter dan Skill Kevin Diks: Profil Kapten Modern
Baca Juga: Punya Nama Jawa Banget, Kiper Keturunan Indonesia Ini Jadi Rekan Setim Cucu Franz Beckenbauer
Kevin Diks, di usianya yang 28 tahun, telah berevolusi menjadi bek yang komplet.
Pengalamannya bermain di berbagai liga top Eropa—Eredivisie (Vitesse), Serie A (Fiorentina), hingga Superliga Denmark (FC Copenhagen)—telah menempanya menjadi pemain yang matang secara mental dan taktis.
Versatilitas Taktis: Ini adalah atribut terkuat Diks. Ia bisa bermain sama baiknya sebagai bek kanan dalam formasi empat bek, bek sayap dalam sistem lima bek, atau sebagai bek tengah sisi kanan dalam skema tiga bek.
Kemampuannya ini seperti sebuah anugerah bagi pelatih seperti Seoane yang gemar melakukan eksperimen taktis.
Kevin Diks memberikan Seoane kebebasan untuk mengubah sistem tanpa harus melakukan pergantian pemain.
Karakter Pemimpin: Di FC Copenhagen, Diks adalah salah satu figur paling senior dan dihormati di ruang ganti.
Berita Terkait
-
Punya Nama Jawa Banget, Kiper Keturunan Indonesia Ini Jadi Rekan Setim Cucu Franz Beckenbauer
-
Media Jerman Soroti Liburan Kevin Diks: Ada Sentuhan Indonesia
-
Kondisi Kevin Diks Terjebak di Tengah Perang Serangan Iran ke Qatar
-
Detik-detik Kevin Diks Terjebak Perang di Bandara Qatar: Entah, Saya Akan Mengalami...
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Manchester United Bakal Punya Stadion Baru Rp40 Triliun dengan Konsep Tenda Sirkus
-
Ajax Dapatkan Berlian Mentah Bernama Maximilian Ibrahimovic Putra Zlatan Ibrahimovic
-
NGolo Kante Dibidik Fenerbahce, Peluang Tampil di Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar
-
Kaget Xabi Alonso Dipecat Real Madrid, Jurgen Klopp Tegaskan Ogah Latih Mbappe Cs
-
Jelang Derby London vs Chelsea, Mikel Arteta Dapat Peringatan Serius
-
Media Korea Kagum dengan Rekam Jejak Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman
-
Michael Carrick Resmi Mulai Tugas sebagai Manajer Interim MU, Eks Real Madrid Ikut Dibawa
-
Luis Enrique Sebut Kekalahan PSG Tak Adil, Mimpi Treble Beruntun Pupus di Tangan Tetangga
-
Tottenham Terdepan dalam Perburuan Conor Gallagher
-
2 Pemain Urus Naturalisasi, Bakal Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?