Suara.com - Aston Villa dikabarkan tertarik merekrut Jay Idzes, bek tangguh yang kini menjadi pilar penting di Timnas Indonesia. Jika transfer ini benar-benar terealisasi, maka Jay Idzes akan menghadapi tantangan besar untuk menembus skuad inti di lini belakang The Villans.
Saat ini, sektor pertahanan Aston Villa dihuni oleh sejumlah nama tenar yang sudah dikenal luas di kompetisi Premier League.
Pau Torres, bek asal Spanyol yang direkrut dari Villarreal, merupakan salah satu andalan utama pelatih Unai Emery.
Selain Torres, ada Ezri Konsa yang hampir selalu menjadi pilihan utama selama musim lalu, serta Tyrone Mings yang sudah lama menjadi bagian dari lini belakang tim asal Birmingham tersebut.
Dalam taktik yang diterapkan Emery, Aston Villa lebih sering menggunakan formasi dengan empat bek, dua di antaranya sebagai bek tengah.
Hal ini tentu membuat persaingan semakin ketat, karena dari banyaknya nama yang tersedia, hanya dua bek tengah yang mendapat tempat di starting eleven setiap pertandingan.
Musim lalu, Ezri Konsa menjadi pemain yang sangat konsisten dan hampir tak tergantikan. Pau Torres pun menunjukkan performa menjanjikan meskipun sempat mengalami cedera.
Sementara itu, Mings justru harus menepi dalam jangka waktu panjang karena cedera serius di awal musim.
Ketika salah satu dari mereka absen, pelatih memberikan kesempatan kepada pemain lapis kedua seperti Sil Swinkels, Kerr Smith, hingga Yeimar Mosquera.
Baca Juga: Siapa Rahmad Darmawan? Profil dan Prestasi Pelatih Liga Indonesia All Star di Piala Presiden 2025
Nama-nama ini menambah panjang daftar kompetitor Jay Idzes apabila ia benar-benar merapat ke Villa Park.
Namun, kehadiran Jay Idzes tentu bukan tanpa alasan. Bek kelahiran Belanda itu memiliki pengalaman bermain di dua liga Eropa yang kompetitif, yaitu Eredivisie (Liga Belanda) dan Serie B Italia bersama Venezia.
Pengalaman ini memperkuat nilai jualnya di bursa transfer.
Ditambah lagi, gaya bermainnya yang tenang, punya visi bagus, serta kemampuan mengatur lini belakang menjadi daya tarik tersendiri bagi klub Premier League seperti Aston Villa.
Harga transfer yang dipatok untuk Jay Idzes disebut berada di kisaran 10 juta euro. Nilai ini relatif kecil jika dibandingkan dengan total belanja Aston Villa musim lalu yang mencapai 200 juta euro.
Jadi, dari sisi finansial, transfer Idzes bisa dianggap sebagai investasi yang minim risiko bagi klub Liga Inggris tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?