Suara.com - Penyerang Timnas Indonesia U-20, Arkhan Kaka, telah resmi menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah menyelesaikan pendidikan. Lantas, apa pangkat yang didapatkan pemain Persis Solo tersebut.
Di media sosial, beredar foto sejumlah pemain Timnas Indonesia yang menjadi anggota TNI. Mereka terlihat mengenakan seragam berwarna hijau tua yang khas dengan matra Angkatan Darat (AD).
Tak hanya itu, matra Angkatan Darat ini juga terlihat dari lambang burung yang dikenal dengan Kartika Eka Paksi yang muncul dalam seragam yang digunakan Arkhan Kaka dalam foto-foto tersebut.
Selain Arkhan Kaka, kabarnya ada beberapa pemain Timnas Indonesia U-20 lainnya yang juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pendidikan TNI AD. Mereka adalah Ikram Al-Ghifari serta Iqbal Gwijangge.
Keduanya sudah bermain bersama-sama sejam diasuh oleh Bima Sakti di Timnas Indonesia U-16 yang sukses menjuarai Piala AFF U-16 2022 yang berlangsung di Yogyakarta.
Lantas, yang masih menjadi pertanyaan publik, pangkat apa yang didapatkan oleh pemain asal Blitar, Jawa Timur, tersebut setelah resmi menjadi anggota TNI AD? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Pangkat Arkhan Kaka
Sebetulnya, pangkat yang disandang Arkhan Kaka dapat dilihat dari lencana yang menempel pada lengan kanan seragam yang digunakan. Dari foto yang beredar tersebut, dapat dilihat jika pangkatnya ialah Sersan Dua (Serda).
Sebab, Arkhan Kaka terlihat mengenakan Lambang Pangkat berupa satu buah segitiga berwarna kuning. Sersan Dua ini merupakan pangkat bintara peringkat kelima dalam struktur kemiliteran di Indonesia.
Baca Juga: Usulan Pemakzulan jadi Momentum, Karier Gibran Bisa Tamat jika DPR Mau Usut Akun Fufufafa?
Pangkat Sersan Dua didapatkan oleh para prajurit bintara TNI AD yang telah menyelesaikan pendidikan selama lima bulan. Pelaksanaan pendidikan ini dibagi menjadi dua tahap, yakni pendidikan dasar keprajuritan dan pendidikan dasar golongan bintara.
Setelah lulus pendidikan pertama itulah, Arkhan Kaka mendapatkan pangkat pertamanya. Dia menyandang Sersan Dua TNI AD. Baru setelah itu, dia akan mengikuti pendidikan lanjutan. Fokusnya disesuaikan dengan kecabangan masing-masing.
Meskipun demikian, sampai saat ini belum diketahui kecabangan apa yang bakal ditempuh oleh Arkhan Kaka setelah menjadi anggota TNI. Selain itu, kariernya bersama Persis Solo juga belum dipastikan oleh pihak klub.
Yang jelas, pemain berusia 17 tahun itu sampai saat ini masih terikat kontrak dengan Laskar Sambernyawa hingga 30 Juni 2026 sejak pertama kali promosi ke tim senior pada Januari 2023 yang lalu.
Peluang Berkarier di Luar Negeri, Apakah Masih Bisa?
Status Arkhan Kaka sebagai anggota TNI AD tentu memunculkan pertanyaan besar di benak publik, terutama soal masa depan karier sepak bolanya.
Apakah ia masih memungkinkan untuk berkarier di luar negeri seperti sejumlah pemain muda Indonesia lainnya? Ataukah kini masa depannya akan sepenuhnya berada di dalam negeri?
Secara teori, peluang Arkhan Kaka untuk bermain di luar negeri tetap terbuka, namun tentu saja dengan sejumlah catatan dan prosedur khusus.
Seorang prajurit aktif TNI, terlebih dengan status sebagai bintara seperti Serda (Sersan Dua), memiliki aturan dan kedisiplinan yang ketat dalam menjalankan tugas.
Jika ingin bermain di klub luar negeri, maka Arkhan harus mendapat izin khusus dari institusi TNI.
Kasus semacam ini bukan yang pertama. Beberapa atlet Indonesia dari matra militer, seperti di cabang olahraga atletik, renang, atau bulu tangkis, tetap bisa mengikuti kompetisi internasional, tentu dengan persetujuan dan dukungan dari institusi militer tempat mereka bernaung.
Namun, untuk sepak bola profesional, terutama di luar negeri dengan durasi kompetisi yang panjang dan tingkat mobilitas yang tinggi, tantangan administratif dan izin penugasan akan jauh lebih kompleks.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Usulan Pemakzulan jadi Momentum, Karier Gibran Bisa Tamat jika DPR Mau Usut Akun Fufufafa?
-
Breaking News! Eks Pelatih Thom Haye Latih Timnas Indonesia U-20?
-
Soal Surat Tolak Pemakzulan di DPR, Rocky Gerung Santai Muncul Kubu Pembela Gibran, Apa Katanya?
-
Gibran Dicap Kader Tak Bermutu, Rocky Gerung Sebut Pemakzulan di DPR Bisa Ungkap 'Borok' Jokowi
-
TNI Bantu Polisi Buru Calo Pengeroyok Prajurit di Terminal Arjosari: Data Pelaku Sudah Dapat!
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Brutal! Polisi Tembakan Gas Air Mata dan Peluru Karet Saat Pecah Rusuh Suporter
-
Gol Sesko Bikin MU Terhindar dari Kekalahan, Senne Lammens Angkat Topi
-
Barcelona Dihajar 4-0 Atletico Madrid, Frenkie de Jong: Kalau Bukan AI, Ini Skandal!
-
Gagal Bela Timnas Indonesia, Striker Keturunan Maluku Ini Malah Jadi Mesin Gol di Belanda
-
Hasil BRI Super League: Laga Sengit, PSIM Yogyakarta Tahan Persik Kediri
-
Dari Palestina hingga Catalan Merdeka, Deretan Sikap Politik Pep Guardiola yang Jadi Sorotan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Inter Milan vs Juventus: Awas Yildiz dan Conceicao, Chivu Ditantang Berani Ambil Resiko
-
Keuangan Lommel SK Morat-marit, Joey Pelupessy Bakal Hijrah ke Super League?
-
Diprediksi Dipimpin Wasit Ini, Inter Bakal Mudah Kalahkan Juventus di Derby dItalia