Pernyataan tersebut membuka harapan baru bahwa Struijk bisa saja mempertimbangkan untuk membela Timnas Indonesia, terutama jika proyek penguatan skuad Garuda dinilai serius dan memberinya ruang bermain yang pasti.
“Saya memiliki koneksi dengan Indonesia melalui kakek dan nenek saya, yang meninggalkan Hindia Belanda ke Belanda,” bunyi pengakuan Struijk pada 2020 lalu.
“Saya harus mengaku terkadang saya merasa seperti orang Indonesia dan terkadang tidak. Tapi di luar keluarga saya, saya tak banyak berkomunikasi dengan orang di sana,” imbuhnya.
Dilema Antara Belanda dan Indonesia
Meski peluang membela Timnas Indonesia terbuka, perjalanan Struijk untuk menentukan masa depannya di panggung internasional tidaklah mudah.
Ia berada dalam persimpangan antara membela negara leluhurnya atau menanti panggilan dari Timnas Belanda, De Oranje.
Struijk memang pernah membela Timnas Belanda U-17 dan U-20, namun belum pernah mencatatkan debut di tim senior. Jika FIFA menyetujui proses naturalisasinya dan Struijk merasa tertarik dengan proyek yang ditawarkan oleh Indonesia, bukan tidak mungkin ia akan mengikuti jejak para pemain keturunan lainnya yang telah lebih dulu memperkuat Merah Putih.
Namun, ada tantangan besar yang harus dihadapi. Kompetisi di posisi bek tengah di skuad Belanda sangat ketat, dengan nama-nama besar seperti Virgil van Dijk, Matthijs de Ligt, dan Nathan Aké.
Hal ini justru bisa menjadi celah bagi Indonesia untuk meyakinkan Struijk bahwa ia bisa menjadi pemain inti, bukan sekadar pelapis.
Baca Juga: Terciduk! Media Internasional Bongkar Mees Hilgers Masih Pegang Paspor Belanda?
Langkah Federasi Sepak Bola Indonesia dalam mendatangkan talenta diaspora bukan hal baru. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas skuad nasional yang kini tengah bertransformasi secara besar-besaran di bawah kepemimpinan pelatih asing berpengalaman seperti Patrick Kluivert.
Kehadiran pemain sekelas Pascal Struijk tentu akan menjadi angin segar bagi lini pertahanan Indonesia.
Apalagi, Indonesia tengah bersiap menghadapi agenda-agenda besar di tingkat Asia Tenggara dan Asia, seperti Kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia.
Proses naturalisasi, bila ditempuh, harus melalui tahapan administrasi dan persetujuan FIFA.
Namun, pengalaman sebelumnya dengan pemain seperti Shayne Pattynama dan Rafael Struick menunjukkan bahwa proses tersebut sangat mungkin dilakukan jika sang pemain menunjukkan komitmen.
Masa Depan Struijk Masih Misterius
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pencapaian Mutlak Bruno Fernandes Pencetak Assist Terbanyak Musim Ini, Cetak Sejarah Baru!
-
Hajar Persik 3-1, Mauricio Souza Puas dengan Kualitas Pemain Pengganti Persija Jakarta
-
Neymar Ngamuk ke Wasit, Mimpi Tampil di Piala Dunia 2026 Terancam Hancur
-
Klasemen Super League Terbaru, Persib Bandung Menjauh dari Borneo FC Berkat Gol Julio Cesar
-
Skenario Juara Persib Bandung Mengunci Trofi Super League di Pekan Pamungkas
-
Kronologis Calvin Verdonk Amankan Tiket Liga Champions Lille Meski Tumbang dari Auxerre
-
Alasan Xabi Alonso Terima Kontrak Chelsea, Siap Akhiri Dominasi Kegagalan Proyek BlueCo
-
Calvin Verdonk Lolos Liga Champions, Ukir Sejarah Baru Sepak Bola Indonesia Bersama Lille
-
Jacksen F. Tiago Terpukau Talenta Sepak Bola Putri Surabaya di MLSC 2026
-
Pesta Penutup Musim PSG Dirusak Comeback Dramatis Paris FC