Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Laurin Ulrich, telah resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar FC Magdeburg. Lantas, seberapa bagus klub Jerman yang meminjam, pesepak bola berdarah Indonesia itu?
Bergabungnya Laurin Ulrich menuju FC Magdeburg tentu menjadi sorotan tersendiri. Sebab, pemain berdarah Indonesia ini mendapatkan atensi dari publik karena statusnya sebagai pemain keturunan di luar negeri.
"Rekrutan terbaru, pemain 20 tahun sudah resmi. Ia sudah bermain dalam total 18 pertandingan di Stuttgart II musim lalu, mencetak tiga gol dan tujuh assist," tulis laporan akun resmi FC Magdeburg.
Lantas, bagaimana sebetulnya kualitas FC Magdeburg ini? Seberapa bagus klub tersebut sehingga bisa menjadi keuntungan besar bagi perkembangan karier Laurin Ulrich? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Profil FC Magdeburg
FC Magdeburg, atau yang punya nama resmi 1. FC Magdeburg, merupakan klub profesional asal Jerman yang saat ini berkompetisi di kasta kedua alias 2. Bundesliga. Di kasta kedua, mereka merupakan salah satu klub elite.
Hal ini setidaknya bisa dilihat dari pencapaian mereka pada musim lalu. FC Magdeburg bisa finis di peringkat kelima klasemen akhir. Tim yang diasuh Markus Fiedler ini mengoleksi total 53 poin dari 45 pertandingan.
Bisa dibilang, ini merupakan peringkat terbaik mereka dalam tiga musim terakhir. Sebab, pada 2. Bundesliga 2023/2024, mereka finis di peringkat ke-14, sedangkan musim sebelumnya, yakni 2022/2023, berada di urutan ke-11.
Sebelumnya, mereka memang baru berkompetisi di kasta kedua pada 2022/2023. Itu setelah FC Magdeburg mendapatkan tiket promosi dari kasta ketiga seusai menjuarai 3. Liga 2 pada musim 2021/2022.
Baca Juga: Pemain Keturunan Indonesia Rp29,55 Miliar Resmi Gabung Klub Baru
Dengan kata lain, ada perkembangan pesat yang sudah diperlihatkan klub yang berbasis di Magdeburg tersebut. Apalagi, karena harus berkompetisi di level bawah, mereka sempat terdampar di regional.
Jika melihat sejarahnya, FC Magdeburg sempat menjadi salah satu klub yang disegani setidaknya pada medio 1970-an. Pasalnya, dalam dekade tersebut, mereka sukses meraih beberapa gelar.
Mereka pernah menjuarai DDR-Oberliga, alias kompetisi kasta tertinggi di Jerman Timur, pada edisi 1971/1972, 1973/1974, dan 1974, 1975. Yang cukup spesial, FC Magdeburg pernah menjuarai UEFA Cup Winners’ Cup 1973/1974.
Dengan kata lain, FC Magdeburg pernah meraih double winners pada musim 1973/1974. Ini merupakan catatan yang cukup mentereng bagi klub yang bisa menjadi jawara di kompetisi antarklub Benua Biru.
Kesempatan bergabung bersama FC Magdeburg bisa menjadi momen krusial bagi Laurin Ulrich untuk mendapatkan menit bermain yang lebih reguler di level profesional, meskipun sebatas kasta kedua.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Pemain Keturunan Indonesia Rp29,55 Miliar Resmi Gabung Klub Baru
-
Dirumorkan Jadi WNI, Pemain Keturunan Indonesia Ini Diincar Juara Eropa
-
Bek Leeds United Siap! Siapa Pemain Keturunan Gabung Duluan ke Timnas Indonesia di Ronde 4?
-
Pemain Keturunan Rp 32,2 Miliar Belum Naturalisasi Paling Cocok Jadi Partner Ole Romeny di Ronde 4
-
3 Pemain Keturunan Grade A Paling Mungkin Dinaturalisasi Timnas Indonesia untuk Ronde 4
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa
-
Cremonese Dibantai Napoli, Emil Audero Justru Jadi Pemain Terbaik dan Tepis Penalti McTominay
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI
-
Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League
-
Rapor Bintang Timnas Indonesia di Super League: Rizky Ridho hingga Thom Haye Menyala!
-
Hasil Super League: Persib Bandung Gagal Menang Lagi! Terancam Dikudeta Borneo FC
-
Kegilaan Sandy Walsh Bersama Buriram United Musim Ini, Peluang Sikat 2 Trofi
-
Update Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Tembus Rp173 Miliar, Mees Hilgers Makin Turun