Suara.com - Kabar kurang menyenangkan datang dari dunia sepak bola Indonesia. Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengumumkan bahwa akun Instagram resmi yayasan yang ia dirikan, STY Foundation, telah menjadi korban peretasan. Informasi ini disampaikan langsung oleh Shin Tae-yong melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahan tersebut, Shin Tae-yong memberikan peringatan kepada para pengikutnya untuk lebih berhati-hati.
Ia mengimbau agar masyarakat tidak mengklik tautan mencurigakan atau melakukan transaksi apapun melalui akun Instagram STY Foundation sampai situasi sepenuhnya aman dan akun berhasil dipulihkan.
"Mohon jangan merespon, mengklkk tautan mencurigakan atau melakukan transaksk apa pun melalui akun tersebut sampai kami berhasil memulihkannya," kata STY, dikutip Suara.com, Jumat (4/7/2025).
Ia juga mengapresiasi dukungan serta kewaspadaan publik dalam menghadapi insiden keamanan siber ini. Shin Tae-yong menegaskan bahwa pihaknya saat ini tengah berupaya keras untuk memulihkan akun tersebut agar bisa kembali digunakan dengan aman.
Sebagai informasi tambahan, STY Foundation merupakan yayasan yang didirikan oleh Shin Tae-yong pada November 2024.
Yayasan ini lahir sebagai bentuk nyata kepedulian Shin Tae-yong terhadap pengembangan sepak bola Indonesia, khususnya dalam membina talenta muda yang berasal dari kalangan menengah ke bawah.
Menariknya, Raffi Ahmad yang dikenal sebagai selebritas sekaligus pebisnis melalui RANS Entertainment juga turut terlibat sebagai penasihat yayasan tersebut.
Program-program yang dijalankan STY Foundation memang dirancang untuk memberikan pelatihan sepak bola modern kepada anak-anak serta pelatih dari berbagai daerah.
Baca Juga: BRAKKK! Pemain Keturunan Jawa Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Mobil, Hampir Bela Timnas Indonesia
Pelatihan tersebut tidak hanya berlangsung secara tatap muka, tetapi juga memanfaatkan platform digital sehingga bisa diakses secara daring.
Pendekatan ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pembinaan hingga ke pelosok daerah yang belum tersentuh fasilitas sepak bola yang memadai.
Pendanaan untuk program yayasan ini sebagian besar direncanakan berasal dari sumbangsih masyarakat yang peduli dengan kemajuan sepak bola Indonesia.
Dengan demikian, STY Foundation tak hanya menjadi wadah pembinaan, tetapi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut berkontribusi dalam membangun masa depan sepak bola nasional.
Peretasan akun Instagram yayasan tentu menjadi pukulan tersendiri, mengingat media sosial saat ini menjadi salah satu saluran utama dalam menyebarluaskan informasi program dan kegiatan yayasan.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keamanan akun digital, khususnya bagi lembaga sosial yang mulai berkembang di ranah online.
Isu keamanan siber seperti ini memang marak terjadi di berbagai organisasi, tidak hanya di Indonesia.
Serangan siber kerap kali menyasar institusi yang mulai mendapat perhatian publik dengan tujuan meretas data, menyebarkan tautan berbahaya, atau bahkan menipu para pengikut setianya.
Kejadian yang menimpa STY Foundation menunjukkan bahwa meskipun yayasan ini baru berdiri sekitar delapan bulan, namun pergerakannya sudah cukup mendapat perhatian publik luas.
Oleh karena itu, penting bagi tim pengelola yayasan untuk memperkuat sistem keamanannya, baik di media sosial maupun platform digital lainnya.
Bagi masyarakat yang ingin terus mendukung langkah-langkah positif STY Foundation, sebaiknya tetap mengikuti perkembangan terbaru melalui saluran resmi Shin Tae-yong atau RANS Entertainment, hingga akun Instagram yayasan tersebut kembali pulih.
Dengan fokus pada pembinaan usia dini dan penyebaran metode pelatihan modern, Shin Tae-yong dan Raffi Ahmad melalui STY Foundation berupaya menyiapkan pondasi kuat bagi lahirnya talenta-talenta baru sepak bola tanah air yang berprestasi, baik di level nasional maupun internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen