Suara.com - Dunia sepak bola berduka. Diogo Jota, pemain andalan Liverpool dan tim nasional Portugal, dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan tragis di Spanyol.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Kamis, 3 Juli 2025, di jalan raya A-52, salah satu yang disebut-sebut jalur paling berbahaya di negeri Matador.
Dalam insiden maut tersebut, Diogo Jota tak sendiri. Ia tengah bepergian bersama sang adik, Andre Silva, ketika kendaraan mereka mengalami kecelakaan fatal di kilometer 65, arah Benavente.
Namun demikian, rupanya lokasi kecelakaan ini dikenal luas sebagai titik rawan maut, bahkan seminggu sebelumnya, tepat pada Rabu, 25 Juni, seorang wanita berusia 60 tahun juga mengalami kecelakaan parah di titik yang sama.
Kabar meninggalnya Jota sontak menyebar cepat, membuat para penggemar sepak bola di seluruh dunia berduka.
Klub Liverpool pun mengonfirmasi kepergian sang pemain dan mengibarkan bendera setengah tiang sebagai tanda penghormatan.
Sering Disebut Jalur Maut
Jalur Indah yang Mematikan A-52, yang dikenal sebagai “Autovía das Rías Baixas”, membentang dari Galicia ke Madrid.
Meskipun secara teknis jalan ini memiliki kondisi aspal dan visibilitas yang tergolong baik, nyatanya jalur ini menyimpan bahaya tersendiri.
Baca Juga: Rekam Jejak Andre Silva, Adik Diogo Jota yang Tewas Kecelakaan Mobil Juga Pemain Lapangan Hijau
Menurut laporan La Opinión de Zamora, jalur ini telah lama menjadi momok bagi para pengendara.
Di sepanjang tahun 2023 saja, tercatat 19 kecelakaan besar terjadi di wilayah Zamora yang dilalui jalan A-52.
Mayoritas korban berasal dari kalangan wisatawan, pengemudi kendaraan besar, serta pelintas jarak jauh antara Madrid dan Galicia.
Kecelakaan yang menewaskan Jota dan André terjadi saat kendaraan yang mereka tumpangi melaju di jalur pegunungan.
Meski cuaca dikabarkan cerah dan kondisi jalan kering, mobil yang mereka tumpangi diduga tergelincir hingga keluar jalur dan menabrak pembatas jalan.
Upaya penyelamatan oleh tim medis setempat sayangnya tak berhasil menyelamatkan nyawa keduanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Abaikan Sejarah 'Tangan Tuhan', Scaloni Minta Rivalitas Argentina vs Inggris Tak Dibesar-besarkan
-
Sesumbar Eks Gelandang Timnas Inggris: Kami Akan Pulangkan Lionel Messi!
-
Bek Prancis Ibrahima Konate Tak Gentar Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Denis Kolinger Ungkap Alasan Pilih Persija Jakarta, Nama Marko Simic Jadi Faktor Tak Terduga
-
FIFA Buka Peluang Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Negara, Gianni Infantino Ungkap Alasannya
-
Performa Bellingham Bikin Supoter Timnas Inggris Geleng-geleng: Sukar Dipercaya!
-
Cedera Lagi, Mauro Zijlstra Tinggalkan TC Timnas Indonesia, Dipastikan Absen di Piala AFF 2026
-
Misi Juara Piala Asia 2027, Timnas Iran Perpanjang Kontrak Amir Ghalenoei
-
3 Lawan 1! Laga Belum Dimulai Suporter Inggris dan Argentina Baku Hantam
-
Eks Timnas Inggris Sesumbar Pasukan Tuchel Punya Jurus Bikin Lionel Messi Mati Kutu