Suara.com - Port FC, klub asal Thailand yang punya rekam jejak mentereng di Asia Tenggara, akan unjuk gigi di ajang Piala Presiden 2025.
Tergabung di Grup B bersama Persib Bandung dan Dewa United, Port FC siap memberi kejutan saat turnamen pramusim elite ini digelar mulai 6 hingga 13 Juli 2025.
Meski harus menghadapi tekanan bermain di kandang lawan, skuad berjuluk Khlong Toei Lions tidak bisa dianggap remeh.
Kiprah mereka di Thai League 1 dan kompetisi Asia menunjukkan bahwa Port FC adalah tim dengan kekuatan yang patut diwaspadai.
Bahkan musim lalu, mereka mengakhiri kompetisi domestik di peringkat kelima dan tampil kompetitif sepanjang musim.
Port FC juga bukan nama asing bagi publik Indonesia. Mereka pernah berjumpa dengan Persib di ajang AFC Champions League Two, yang memperkuat mental bertanding dan kedalaman taktik tim.
Dalam persiapan menyambut Piala Presiden 2025, ada tiga pemain kunci yang diyakini bakal menjadi ancaman nyata di lapangan, salah satunya adalah pemain Indonesia sendiri, Asnawi Mangkualam.
1. Asnawi Mangkualam – Pilar Tangguh di Lini Belakang
Nama Asnawi Mangkualam tentu jadi sorotan utama bagi publik Tanah Air.
Baca Juga: Takut Tim Erick Thohir Kalah, Peringkat 5-6 Piala Presiden 2025 Kini Dapat Hadiah
Bek kanan timnas Indonesia ini resmi bergabung dengan Port FC sejak awal 2024 dan langsung menjadi andalan.
Pada musim lalu, Asnawi mencatatkan 37 penampilan, mencetak 1 gol dan memberikan 4 assist.
Tak hanya aktif menyerang, kontribusinya dalam bertahan juga krusial dalam menjaga stabilitas pertahanan tim.
“Asnawi diprediksi akan jadi motor permainan Port FC di Piala Presiden, apalagi dengan dukungan suporter lokal.”
Dengan kehadirannya di Piala Presiden 2025, perhatian publik Indonesia akan tertuju padanya.
Bukan tidak mungkin, atmosfer dukungan dari suporter lokal akan memberi dorongan ekstra bagi sang pemain.
2. Bordin Phala – Mesin Serangan Sayap
Pemain kedua yang layak diwaspadai adalah Bordin Phala, winger lincah berusia 30 tahun.
Ia sudah memperkuat Port FC sejak 2018 dan menjadi bagian penting dari skuad dalam beberapa musim terakhir.
Bordin telah membukukan 177 penampilan dan mencetak 31 gol sepanjang kariernya bersama Port FC.
Musim lalu, ia mencetak 5 gol dan 5 assist, menunjukkan konsistensi dan kualitas dalam menyerang dari sisi lapangan.
Kecepatannya dalam menusuk pertahanan lawan, kemampuan dribel satu lawan satu, serta akurasi umpannya menjadikan Bordin sebagai senjata andalan di lini depan.
3. Teerasak Poeiphimai – Penyerang Masa Depan Thailand
Di lini depan, Teerasak Poeiphimai menjadi penyerang muda yang sangat potensial.
Usianya baru 22 tahun, tapi statistiknya membuktikan bahwa ia bukan sembarang striker.
Sejak 2021, Teerasak sudah mencetak 33 gol dari 72 laga, dengan 10 gol tercipta pada musim lalu.
Ia dikenal sebagai striker yang haus gol, punya insting tajam di kotak penalti, dan kuat dalam duel udara.
Kehadiran Teerasak menjadikan Port FC punya ancaman ganda: kecepatan Bordin dari sayap dan penyelesaian akhir mematikan dari Teerasak di tengah.
Port FC datang ke Piala Presiden 2025 bukan hanya untuk melengkapi peserta, melainkan sebagai salah satu tim favorit di Grup B.
Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda seperti Asnawi, Bordin, dan Teerasak membuat mereka sangat berbahaya.
Apakah Port FC akan menjadi batu sandungan bagi Persib dan Dewa United? Ataukah mereka akan keluar sebagai juara grup dan melaju ke final? Semua akan terjawab dalam pertandingan-pertandingan yang seru di turnamen ini.
Jadwal Lengkap Port FC di Piala Presiden 2025:
Minggu, 6 Juli 2025
Persib Bandung vs Port FC
Stadion Si Jalak Harupat
Pukul 15.30 WIB
Kamis, 10 Juli 2025
Dewa United vs Port FC
Stadion Si Jalak Harupat
Pukul 15.30 WIB
Sabtu, 12 Juli 2025
Perebutan Tempat Ketiga (Jika lolos sebagai runner-up grup)
Minggu, 13 Juli 2025
Final Piala Presiden 2025 (jika lolos sebagai juara grup)
Turnamen ini diikuti oleh 6 tim, terbagi dalam dua grup:
- Grup A: Arema FC, Liga Indonesia All Stars, Oxford United (Inggris)
- Grup B: Persib Bandung, Port FC (Thailand), Dewa United
Hadiah yang disediakan pun sangat menggiurkan:
- Juara: Rp 5,5 miliar
- Runner-up: Rp 3 miliar
- Peringkat 3: Rp 2 miliar
- Peringkat 4: Rp 1 miliar
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Tersingkir oleh Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Kirim Sinyal Perang Rebut Posisi Utama
-
Andritany Geleng-geleng Persija Bisa Menang Lawan MU di Ternate
-
Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Banding Ditolak UEFA, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Inter, Gaji Jens Petter Hauge di Bawah Rata-rata Gaji Pemain Liga 1
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions
-
Tak Seperti Oknum Suporter di Indonesia, Begini Cara Ekstrem Ultras Klub Italia Kalau Marah