Suara.com - Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza buka suara perihal potensi duet Jordi Amat dan Rizky Ridho di lini belakang Macan Kemayoran di musim depan.
Seperti diketahui, Rizky Ridho adalah pemain andalan Macan Kemayoran di lini belakang. Sang pemain baru kehilangan Muhammad Ferarri yang hengkang ke Bhayangkara FC.
Rizky Ridho juga bek andalan Timnas Indonesia saat ini, bahkan ketika masih diasuh oleh Shin Tae-yong.
Menariknya, saat bersama Shin Tae-yong, Ridho dan Jordi Amat pernah saling bahu membahu menjaga pertahanan Timnas Indonesia.
Kini, kedua pemain kembali bersama di Persija. Tetapi, masih terlalu dini bagi Mauricio Souza menganggap duet Rizky Ridho dan Jordi Amat bakal kembali hadir.
Ini karena Jordi Amat baru banget bergabung dengan Persija, butuh adaptasi lebih jauh lagi melihat perkembangannya.
"Masih terlalu dini untuk membicarakan itu," kata Mauricio Souza kepada awak media.
Meski begitu, mantan pelatih Madura United itu merasa Jordi Amat dan Rizky Ridho adalah pemain bagus.
Ia yakin adaptasi bersama Persija akan mudah bagi kedua pemain tersebut.
Baca Juga: Ikat Kontrak dengan Persija, Jordi Amat Bersiap Akhiri Karier Profesional di Negara Leluhur?
"Tapi yang jelas mereka berdua adalah pemain berkualitas tinggi dan akan sangat membantu tim ini. Kita akan lihat nanti, tapi mereka pasti akan berkontribusi untuk tim," jelasnya.
"Baru dua sesi latihan, satu di antaranya saat hujan deras (di dalam). Tapi dia pemain hebat, saya rasa dia tidak akan kesulitan beradaptasi," tegasnya.
Lebih dari itu, Mauricio Souza puji Jordi Amat sebagai pemain berkualitas. Apalagi rekam jejaknya membela sejumlah tim kuat.
"Seperti yang saya bilang tadi, Jordi adalah pemain hebat, dia punya karier yang luar biasa dan sangat termotivasi," ucapnya.
"Saya sudah berbicara dengannya, dia tahu betul tanggung jawab yang ia emban. Saya tidak ragu sedikit pun dia datang untuk membantu kami," pungkasnya.
Target Juara Persija di Liga 1
Untuk mewujudkan target ambisius juara Liga 1, manajemen Persija Jakarta terus melakukan pembenahan menyeluruh terhadap skuad.
Evaluasi telah dilakukan sejak akhir musim lalu, dengan fokus pada penguatan lini-lini krusial melalui rekrutan pemain baru yang dianggap sesuai dengan kebutuhan tim.
Baik pemain lokal maupun asing menjadi bagian dari rencana strategis yang disusun oleh pelatih Mauricio Souza dan tim pelatih.
Mauricio Souza diketahui memiliki peran signifikan dalam menyusun komposisi tim.
Ia memberikan rekomendasi nama-nama pemain yang dinilai mampu menjalankan filosofi bermain yang ia terapkan.
Pelatih asal Brasil itu disebut menginginkan pemain yang tidak hanya berkualitas secara teknik, tetapi juga memiliki fleksibilitas posisi, etos kerja tinggi, dan kemampuan beradaptasi cepat dengan sistem permainan.
Di sisi lain, manajemen klub tetap mempertimbangkan keseimbangan antara kualitas pemain dan aspek finansial.
Persija tidak ingin gegabah dalam mendatangkan nama besar jika tidak sesuai dengan kebutuhan tim secara keseluruhan.
Pendekatan yang digunakan adalah selektif dan realistis, dengan mengutamakan efektivitas dan efisiensi dalam proses perekrutan.
Selain fokus pada pemain asing dan naturalisasi, Persija juga mulai melirik potensi pemain muda Indonesia yang sempat merumput di luar negeri.
Beberapa nama yang pernah berkarier di Eropa masuk dalam radar pencarian pemain untuk memperkuat kedalaman skuad musim depan.
Langkah ini sejalan dengan strategi jangka panjang klub untuk membangun tim yang kuat namun tetap berkelanjutan.
Persiapan jelang Liga 1 2025/2026 dirancang matang, termasuk agenda latihan pramusim yang akan dimulai pada akhir Juni di Jakarta.
Setelah itu, tim direncanakan menjalani pemusatan latihan di luar negeri sebagai bagian dari pemantapan strategi dan chemistry antar pemain.
Turnamen pramusim pun tengah dipertimbangkan untuk memberikan gambaran awal performa tim sebelum kompetisi resmi dimulai.
Dengan pendekatan menyeluruh tersebut, Persija Jakarta berharap dapat kembali ke jalur persaingan gelar juara, sekaligus membayar kepercayaan dan dukungan penuh dari Jakmania.
Berita Terkait
-
Kevin Diks 'Jual' Suporter Timnas Indonesia ke Borussia Monchengladbach: Nanti Juga Merasakan...
-
Tersisa 4 Pemain Keturunan Timnas Indonesia yang Masih Belum Punya Klub
-
Ikat Kontrak dengan Persija, Jordi Amat Bersiap Akhiri Karier Profesional di Negara Leluhur?
-
Jay Idzes Sulit Direkrut, Udinese Beralih ke Calon Rekan Kevin Diks
-
Jordi Amat Ambil Tantangan Berat dengan Gabung Persija, Bisa Adaptasi?
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Membedah Teknologi di Balik Jersey Anyar Timnas Indonesia, 2 Fitur Jadi Kuncian
-
Dibantai 3-0, Pep Guardiola Peringatkan Real Madrid
-
Mikel Arteta Ingin Arsenal Main Lebih Efektif saat Jamu Bayer Leverkusen
-
Dorong Ball Boy, Pemain Chelsea Terancam Sanksi UEFA
-
Graham Potter Perpanjang Kontrak Bersama Timnas Swedia Hingga 2030
-
Menang Telak di Leg Pertama, PSG Tak Main Aman Lawan Chelsea di Stamford Bridge
-
Calvin Verdonk Tak Dimainkan, Lille Kalah Tipis dari Aston Villa
-
Diancam Trump untuk Mundur dari Piala Dunia 2026, Timnas Iran Lawan Balik: Lo Siape?
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
BRI Super League: Ditahan Persijap, Pelatih PSIM Yogyakarta Evaluasi Bola Mati