Suara.com - Tragedi merenggut nyawa bintang Liverpool Diogo Jota dan adiknya, Andre Silva, saat keduanya mengalami kecelakaan fatal di wilayah Zamora, Spanyol, pada Kamis (3/7) dini hari waktu setempat.
Lamborghini Huracan yang mereka tumpangi dikabarkan melaju dengan kecepatan tinggi sebelum keluar jalur, meledak, dan terbakar.
Pihak kepolisian Spanyol masih menyusun laporan resmi kecelakaan yang terjadi di kilometer 65 jalan A-52, dekat perbatasan Spanyol dan Portugal.
Meskipun belum dipastikan siapa yang mengemudikan mobil saat insiden terjadi, dugaan sementara menyebut ban pecah saat mobil sedang menyalip sebagai penyebab awal kecelakaan.
Namun, menurut ahli keselamatan jalan raya Spanyol, Javier Lopez Delgado, ada banyak faktor yang berkontribusi.
Dalam wawancaranya dengan media lokal La Opinión de Zamora seperti dikutip Suara.com dari Daily Star, ia mengatakan bahwa kecepatan tinggi kemungkinan besar jadi penyebab utama.
“Jika mereka hanya melaju dengan kecepatan 90 km/jam, mungkin mereka masih bisa selamat,"
"Bekas selip di jalan menunjukkan mereka melaju sangat cepat,” ujar Lopez Delgado, yang juga menjabat sebagai Presiden Asosiasi Auditor Keselamatan Jalan Spanyol (ASEVI).
Selain kecepatan, kondisi jalan disebut berperan besar. Jalan A-52 dikenal memiliki banyak kerusakan, termasuk permukaan yang tak rata dan tikungan tajam.
Baca Juga: Dua Pemain ASEAN yang Pernah Bertanding Lawan Mendiang Diogo Jota, Siapa yang Bisa Mengalahkan?
Bahkan, delapan hari sebelumnya, seorang wanita berusia 60 tahun juga mengalami kecelakaan serius di titik yang sama dan harus dievakuasi oleh pemadam kebakaran.
“Sulit percaya ini hanya kebetulan. Ketika dua kecelakaan terjadi di titik yang sama dalam waktu singkat, pasti ada masalah di situ,” tegas Lopez Delgado.
Barikade di bagian tengah jalan yang menghantam mobil Jota disebut tidak sesuai standar keselamatan.
Bentuk dan sudutnya justru menjadi penghalang keras yang memperparah dampak benturan.
Pemerintah daerah Cernadilla menyatakan bahwa jalan A-52 berbahaya, terutama pada malam hari.
Jalan ini dikenal sebagai "blackspot" kecelakaan karena medan yang berliku dan kerap dilalui hewan liar seperti rusa dan serigala Iberia yang sering kali menjadi penyebab kecelakaan.
Berita Terkait
-
Dua Pemain ASEAN yang Pernah Bertanding Lawan Mendiang Diogo Jota, Siapa yang Bisa Mengalahkan?
-
Absen di Pemakaman Diogo Jota, Cristiano Ronaldo Tuai Sorotan usai Terciduk Liburan di Mallorca
-
4 Klub Liga Inggris yang Pensiunkan Nomor Punggung Pemain, Terbaru Liverpool
-
Bukan Cuma Pemain Indonesia, Andalan Malaysia Juga Pernah Bertanding Lawan Mendiang Diogo Jota
-
Kisah Pelatih Keturunan Indonesia Calon Pengganti STY, Kini Orang Terpenting Kedua di Liverpool
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan