Suara.com - Striker naturalisasi timnas Indonesia, Jens Raven resmi meninggalkan klubnya FC Dordrecht U-21, sehingga rumornya ke Bali United semakin memanas.
Jens Raven akhirnya berpisah dengan FC Dordrecht U-21 yang diumumkan via Instagram pribadinya.
“Terima kasih kepada @fcdordrechtnl atas 2 tahun terakhir ini. Saya berkembang dan belajar banyak, sangat bersyukur atas 2 tahun yang luar biasa ini," tulis Jens Raven.
"Saatnya untuk melangkah lebih lanjut," imbuh pemain yang dipanggil ke timnas Indonesia U-23 ini.
Resmi meninggalkan klub asal Belanda tersebut, Jens Raven dirumorkan akan gabung ke tim Super League yaitu Bali United.
Kabar yang menyebutkan striker 19 tahun itu akan gabung ke skuad Serdadu Tridatu berhembus di media sosial salah satunya adalah akun X @garistengah_id.
"Jens Raven dikabarkan bergabung dengan salah satu klub Super League 2025-2026, Bali United. Pemain yang sedang menjalani pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-23 ini dikabarkan merapat ke Bali United,” tulis akun @garistengah_id.
Menariknya Jens Raven sejak 23 Juni 2025, ia telah berada di Jakarta untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 jelang Piala AFF U-23 2025.
Maka dari itu, rumor ini pun semakin panas karena ia bisa bernegosiasi karena sedang ada di Tanah Air.
Baca Juga: Perfomance Melorot Musim Ini, Kok Jens Raven Dipanggil ke Timnas Indonesia U-23?
Di sisi lain, minat Bali United memang logis jika dilihat dari perspektif taktik dan regulasi.
Super League 2025/2026 akan memberlakukan peraturan baru yang mewajibkan setiap klub mendaftarkan lima pemain berusia di bawah 23 tahun, dengan ketentuan satu di antaranya harus menjadi starter minimal selama 45 menit.
Bagi Bali United, merekrut Jens Raven menjadi langkah praktis dan strategis.
Dari segi kemampuan, Raven dinilai sangat layak untuk langsung mengisi peran starter tersebut.
Meski demikian, muncul pertanyaan besar: apakah pindah ke Indonesia di usia 19 tahun adalah pilihan terbaik untuk perkembangan kariernya?
Banyak penggemar sepak bola nasional merasa sayang jika Jens Raven harus meninggalkan sistem pembinaan Eropa lebih cepat dari seharusnya.
Berita Terkait
-
Kata-kata Terakhir Jens Raven Resmi Berpisah dari FC Dordrecht U-21
-
Siapakah Aku? Ibuku Orang Yogya, Ayahku Belanda, Aku Hampir Bela Timnas Indonesia
-
Jens Raven Dirumorkan Gabung Bali United, Demi Penuhi Regulasi Super League?
-
Selain Shayne Pattynama, Buriram Rekrut Pemain Keturunan Eks Bali United
-
6 Klub Luar Jawa di BRI Liga 1 Musim Depan, Siapa Paling Berbahaya?
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Gagal Samai Rekor Clean Sheet Yoo Jae Hoon di Pekan 27, Teja Paku Alam Santai
-
Persib Paling Difavoritkan Juara, Borneo FC Jadi Kuda Hitam, Persija Jangan Menyerah
-
Dihajar Thailand, Timnas Futsal Indonesia Kini Ditakuti di ASEAN
-
Kejutan! Striker Kelahiran Tondano Lebih Gacor Dibanding Penyerang Timnas Indonesia
-
Sesaat Lagi Kick Off! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste
-
Pelatih Bali United Menyesal Gagal Boyong Eliano Reijnders, Kenapa?
-
Pembelaan Bojan Hodak: Saya Tak Ingat Bali United Bikin Peluang Sebelum Persib Kartu Merah
-
Semakin Seru Persaingan jadi Juara, Berikut Jadwal Pekan 28 Super League
-
Kolaborasi Epik! Legenda Timnas Indonesia Setim Eks Juventus hingga Madrid di Clash of Legends
-
Persija Jakarta Gelar Workshop Fotografi di GBK Saat Laga Kontra Persebaya