Suara.com - Pelatih Timnas Irak, Graham Arnold, mengungkapkan rasa frustrasinya karena rencana laga uji coba melawan Kuwait jelang sebagai persiapan menuju ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia gagal terwujud.
Situasi tersebut turut dipengaruhi oleh padatnya agenda Kuwait, termasuk laga melawan Timnas Indonesia, yang dijadwalkan berlangsung pada FIFA Matchday September 2025.
Irak menjadi salah satu dari enam tim yang berhasil menembus putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Bersama Timnas Indonesia, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), dan Oman, Irak akan memperebutkan dua tiket otomatis ke Piala Dunia yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Namun, persiapan Irak terganggu setelah Federasi Sepak Bola Kuwait menolak tawaran mereka untuk melakukan laga uji coba pada September mendatang.
“Kami mencoba menghubungi Federasi Sepak Bola Kuwait untuk memainkan pertandingan persahabatan dengan Kuwait pada bulan September, baik di Basra atau bahkan di Kuwait. Tetapi mereka meminta maaf karena harus melakukan perjalanan ke Vietnam,” kata Graham Arnold dikutip dari The Asean Football.
Rupanya, Kuwait memang sudah mengunci dua jadwal uji coba penting pada periode tersebut, yakni menghadapi Vietnam dan Indonesia.
Padahal, laga uji coba melawan Kuwait dinilai penting oleh kubu Irak sebagai bagian dari pemanasan menghadapi kekuatan Asia Barat dan Tenggara.
Sementara itu, Timnas Indonesia justru sedang menjalani persiapan matang, seperti yang diungkapkan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Baca Juga: Rilis Resmi Daftar Pemain Venezia 2025/2026, Tak Ada Nama Jay Idzes?
Tim asuhan Patrick Kluivert dijadwalkan akan beruji coba melawan Lebanon dan Kuwait, dua negara dari kawasan Timur Tengah yang memiliki gaya bermain mirip dengan calon lawan Timnas Indonesia di putaran keempat.
“Makanya, September nanti kita uji coba semua dengan tim dari sana, Lebanon dan Kuwait. Itu persiapannya,” kata Erick Thohir di Stadion GBK, Kamis (5/6/2025).
Langkah ini dilakukan agar Timnas Garuda bisa memahami karakter permainan lawan yang diprediksi akan berasal dari negara-negara Timur Tengah di fase lanjutan.
Berdasarkan simulasi, Indonesia berpotensi satu grup dengan tim-tim kuat seperti Arab Saudi, Irak, UEA, hingga Qatar.
Putaran keempat sendiri dijadwalkan berlangsung pada 9–14 Oktober 2025, di mana enam tim akan dibagi ke dua grup.
Juara grup akan otomatis lolos ke Piala Dunia 2026, sedangkan peringkat kedua harus melalui fase kelima dan playoff antarbenua. Sementara tim terbawah akan tersingkir.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Head to Head Inggris vs Argentina: Tiga Singa Hanya Dua Kali Kalah, Salah Satunya karena Gol Tangan
-
Lamine Yamal Sesumbar: Prancis Bakal Juara Piala Dunia 2026 Andai Bisa Lewati Spanyol
-
Statistik Kunci Inggris vs Argentina: Duel Seimbang Menuju Final Piala Dunia 2026
-
Statistik Buktikan Mikel Merino Super Sub Terbaik di Piala Dunia 2026, Prancis Korban Selanjutnya?
-
5 Alasan Prancis vs Spanyol Berpotensi Banjir Gol di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Belum Genap Sepekan, Igor Tolic Sudah Keluhkan Lapangan Latihan Persib
-
Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal
-
Prancis vs Spanyol: Superkomputer Opta Jagokan Les Bleus ke Final Piala Dunia 2026
-
Persija Resmi Datangkan Kyohei Yoshino, Gelandang Berpengalaman Jepang Eks Cerezo Osaka
-
Radovan Pankov Beberkan Alasan Gabung Persija: Tantangan Baru demi Gelar Juara