Tim berjuluk The Hornets ini sempat harus absen dari sepak bola Inggris karena pecahnya Perang Dunia II. Barulah pada tahun 1946, Watford kembali berlaga seiring dimulainya lagi sepak bola Inggris.
Usai perang, nasib Watford tak mengalami banyak perubahan. Tim ini harus bermain di kasta keempat dan kasta ketiga dalam waktu lama.
Di dekade 70 an, kehadiran musisi kenamaan, Elton John, sebagai petinggi seakan mengubah nasib klub yang juga berjuluk Yellow Army ini.
Terbukti, Watford berhasil promosi ke kasta ketiga pada musim 1977-1978 dan berlanjut promosi ke kasta kedua pada musim 1978-1979.
Barulah pada musim 1981-1982, Watford berhasil promosi ke kasta teratas Liga Inggris yang saat itu bernama First Division.
Hanya semusim setelah promosi, Watford sempat bersaing di papan atas dan hampir menjadi juara kasta teratas untuk pertama kalinya.
Nahas di musim 1982-1983 itu, Watford harus kalah dalam perebutan gelar juara dengan Liverpool dan harus puas menjadi Runner Up.
Bahkan nasib nahas menimpa Watford di musim 1983-1984, di mana The Hornets harus puas menjadi Runner Up untuk ajang Piala FA.
Sejak saat itu, Watford masih terlihat di kasta teratas. Namun memasuki era 2000 an, Yellow Army harus menghadapi masalah finansial.
Baca Juga: 1 Detik Jay Idzes Bertahan di Venezia Cetak Rekor Gila
Kini, Watfotd yang telah berganti pemilik masih kerap naik turun kasta dan masih bertahan di kasta kedua sejak musim 2022-2023.
Di kasta kedua atau Championship 2024-2025, Watford hanya finis di posisi ke-14. Posisi ini membuat The Hornets makin jauh untuk promosi.
Andai benar-benar bergabung Watford, Thom Haye pun harus siap berjuang menghadapi kerasnya persaingan di Championship 2025-2026 untuk membawa timnya promosi.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Resmi Berpisah, Ini Statistik Mentereng M Rahmat di Bali United
-
Igor Tolic Angkat Bicara Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Persib Bandung
-
Tabrakan Lamborghini ke Pembatas Tol, Raheem Sterling Ditahan Polisi Diduga Pakai Narkoba
-
Muak dengan Cara Kotor Barcelona, Atletico Madrid Tawar Lamine Yamal dengan Sebungkus Kuaci
-
Main di Liga Champions Musim Depan, Como 1907 Harus Numpang di Markas Jay Idzes Cs
-
Ini Alasan Kick Off Arsenal vs PSG Digelar Lebih Awal, Ada Hubungannya dengan Indonesia
-
Jelang Bentrok Arsenal vs PSG, Pelatih Timnas Prancis Ketar-ketir, Ada Apa?
-
Pantang Terpeleset! Ini Kunci Arsenal Agar Bisa Kalahkan PSG
-
Dari 5 Ribu ke 2,3 Juta Followers dalam 48 Jam! Bek Selandia Baru Tim Payne Mendadak Viral
-
Final Liga Champions: Ini 5 Pemain Kunci Arsenal Kalahkan PSG