Suara.com - Pemain anyar Bali United FC, Tim Receveur, mengungkapkan alasannya bergabung dengan Serdadu Tridatu untuk mengarungi musim Super League 2025/2026. Rekrutan asal Belanda ini menyebut Bali United sebagai klub luar biasa yang memiliki daya tarik kuat, termasuk dukungan dari suporter yang begitu besar.
Receveur datang dari kompetisi tertinggi di Belanda, Eredivisie. Ia mengaku tertarik menerima tantangan bermain di Indonesia sekaligus ingin menjadi bagian dari proyek baru tim kebanggaan Pulau Dewata.
“Klub sepak bola yang luar biasa dari Indonesia dengan dukungan suporter yang luar biasa. Saya ingin meraih penghargaan itu bersama Bali United untuk membantu tim ini meraih hasil positif di musim ini,” ujar Tim di laman resmi Bali United.
Selain faktor klub, keberadaan tim pelatih baru juga menjadi salah satu pertimbangannya menerima tawaran Bali United.
Receveur merupakan pemain serba bisa yang bisa bermain sebagai bek maupun gelandang bertahan. Ia mengawali karier sepak bola profesionalnya di Belanda, dimulai dari Ajax U-19 dan NEC Breda U-21.
Setelah itu, ia mendapatkan kontrak profesional bersama Almere City dan sempat memperkuat beberapa klub seperti VVV-Venlo, FC Dordrecht, dan De Graafschap Doetinchem.
Pengalaman panjangnya di Liga Belanda, yang disebut sebagai liga terbaik keenam di Eropa menurut UEFA, akan menjadi bekal penting untuk memperkuat lini pertahanan Bali United di musim mendatang.
Pemain bertinggi 182 cm ini juga diharapkan mampu menjaga keseimbangan permainan tim, terutama dari lini tengah. Ambisinya adalah membawa Bali United kembali ke jalur juara, seperti ketika mereka menjuarai Liga 1 pada musim 2019 dan 2021/2022.
“Saya ingin membantu Bali United memenangkan pertandingan dan membuat semua orang bahagia. Itulah hal yang istimewa dan saya berharap stadion bisa penuh dengan dukungan suporter,” harap Tim.
Baca Juga: Bali United Resmi Datangkan Duet Thom Haye di Almere City
Receveur dijadwalkan mulai bergabung dalam sesi latihan bersama Serdadu Tridatu pada Selasa (15/7/2025) pagi di Bali United Training Center, Gianyar. Latihan masih berlangsung secara tertutup untuk menjaga kesiapan tim menjelang bergulirnya Super League pada bulan Agustus mendatang.
Berita Terkait
-
Bali United Resmi Datangkan Duet Thom Haye di Almere City
-
Baru Gabung Bali United, Jens Raven Malah Diultimatum Gerald Vanenburg
-
Fokus di Bali: Persiapan Intensif Timnas U-17 Jelang Laga Penting
-
Banyak Dikritik, Ini Dampak Positif Jens Raven dan Rafael Struick Bela Klub Indonesia
-
Timnas Indonesia U-23 Batal Cetak Rekor Imbas Jens Raven Gabung Bali United
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?
-
Wasit Final Liga Champions Daniel Siebert: Klub Inggris Lebih Sering Menang, PSG Waspada
-
Panen Cuan! Arsenal Sudah Kantongi Rp 2 Triliun di Liga Champions Musim Ini
-
Geger Kabar Minati Julian Alvarez, Barcelona Malah 'Dibully' Atletico Madrid
-
Eks AC Milan Bongkar Kartu AS Mikel Arteta untuk Jungkalkan PSG
-
Persib Bandung Buka Suara Terkait Sanksi FIFA, Ternyata Ini Penyebabnya