Suara.com - Striker muda Timnas Indonesia, Jens Raven, resmi memulai babak baru dalam karier profesionalnya dengan menandatangani kontrak bersama klub Super League Bali United.
Namun, bukan hanya kepindahannya yang menarik perhatian, melainkan juga sosok spesial yang menemaninya dalam momen penting tersebut.
Terungkap Jens Raven ditemani oleh sesama pemain tim nasional putri yaitu Estella Loupatty.
Estella, yang juga merupakan andalan Timnas Putri Indonesia hadir langsung untuk memberikan dukungan saat striker 19 tahun ini membubuhkan tanda tangan di atas kontrak berdurasi tiga musim bersama Serdadu Tridatu.
Momen tersebut mengindikasikan bahwa Jens Raven dan Estella Loupatty menjalin hubungan spesial.
Bahkan dukungan Estella Loupatty tidak hanya berhenti di situ.
Melalui akun media sosialnya, ia mengunggah pesan manis yang ditujukan untuk Jens Raven.
"Selamat, bangga dengan kamu," tulis Estella, yang disertai dengan emoji hati.
Di unggahan Jens Raven, Estella kembali meninggalkan komentar serupa, kali ini menambahkan emoji cium yang dibalas dengan emoji hati oleh Raven.
Baca Juga: Gerald Vanenburg: Mauro Zijlstra Akan Datang
Sementara itu, kepindahan Jens Raven ke Bali United merupakan langkah besar bagi striker berusia 19 tahun tersebut.
Setelah menimba ilmu di tim muda klub Belanda, FC Dordrecht U-21, Raven kini siap bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.
Ia mengaku, salah satu faktor kunci yang meyakinkannya untuk bergabung adalah keberadaan jajaran pelatih asal Belanda di Bali United.
Sosok pelatih kepala, Johnny Jansen, yang memiliki rekam jejak mentereng di Eredivisie, menjadi magnet utama bagi Raven.
“Saya tahu klub ini memiliki fasilitas yang bagus dan pernah juara Liga 1," kata Jens Raven dilansir dari laman resmi klub.
"Bali United juga menjadi klub yang siap menatap kompetisi, sebagai tim yang besar dengan perubahan tim kepelatihan dari Belanda. Banyak pemain berpengalaman di sini dan saya sudah tidak sabar membantu tim ini," sambungnya.
Kehadiran Johnny Jansen, yang didampingi asisten Ronnie Pander, mantan pelatih PEC Zwolle membuat Raven yakin bahwa Bali United adalah tempat yang tepat untuk mengembangkan potensinya.
“Dia pelatih berpengalaman di Eredivisie bersama PEC Zwolle. Bagi saya ini menjadi peluang untuk bisa dilatih oleh dia di Bali United," kata Jens Raven.
"Begitu juga dengan pemain lainnya yang ada dalam klub Bali United akan berkembang dilatih oleh Coach Johnny untuk memberikan yang terbaik di Bali United,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Menguak Sosok Termuda di Timnas Indonesia U-23 untuk Piala AFF U-23 2025
-
Player to Watch Timnas Indonesia U-23 vs Brunei: Jens Raven Kontra Jefri Syafiq
-
3 Pemain Keturunan yang Satu Agensi dengan Rafael Struick dan Jens Raven, Nyusul ke Indonesia?
-
Musim Lalu di Eredivisie, Tim Receveur Ungkap Alasan Mau Gabung Bali United
-
Bali United Resmi Datangkan Duet Thom Haye di Almere City
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Head to Head Inggris vs Argentina: Tiga Singa Hanya Dua Kali Kalah, Salah Satunya karena Gol Tangan
-
Lamine Yamal Sesumbar: Prancis Bakal Juara Piala Dunia 2026 Andai Bisa Lewati Spanyol
-
Statistik Kunci Inggris vs Argentina: Duel Seimbang Menuju Final Piala Dunia 2026
-
Statistik Buktikan Mikel Merino Super Sub Terbaik di Piala Dunia 2026, Prancis Korban Selanjutnya?
-
5 Alasan Prancis vs Spanyol Berpotensi Banjir Gol di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Belum Genap Sepekan, Igor Tolic Sudah Keluhkan Lapangan Latihan Persib
-
Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal
-
Prancis vs Spanyol: Superkomputer Opta Jagokan Les Bleus ke Final Piala Dunia 2026
-
Persija Resmi Datangkan Kyohei Yoshino, Gelandang Berpengalaman Jepang Eks Cerezo Osaka
-
Radovan Pankov Beberkan Alasan Gabung Persija: Tantangan Baru demi Gelar Juara