Suara.com - Timnas Indonesia U-23 membuka pertandingan Piala AFF U-23 2025 dengan penampilan meyakinkan saat menghadapi Brunei Darussalam. Dalam waktu kurang dari 10 menit sejak peluit kick-off dibunyikan, skuad Garuda Muda sudah berhasil mencetak dua gol tanpa balas, menunjukkan dominasi sejak awal laga.
Gol pembuka hadir hanya dalam hitungan detik setelah pertandingan dimulai. Serangan cepat dari lini depan Indonesia berhasil menembus pertahanan Brunei.
Jens Raven, yang menjadi andalan lini depan, mencetak gol pertamanya setelah memanfaatkan umpan matang dari Rayhan Hannan.
Bola langsung diarahkan ke gawang Brunei dan tak mampu dibendung oleh kiper lawan.
Kombinasi serangan yang cepat dan presisi menjadi kunci keunggulan Indonesia.
Brunei mencoba membalas, namun serangan mereka masih belum mampu menembus barisan pertahanan yang dikomandoi dengan disiplin oleh skuad Garuda Muda.
Pada menit keempat, sebuah serangan balik dari sisi kiri lapangan hampir membuahkan peluang tambahan, namun pertahanan Brunei masih mampu menghalau bola sebelum sampai ke jantung pertahanan.
Dalam tempo yang singkat, intensitas permainan semakin meningkat.
Di menit keenam dan ketujuh, terjadi beberapa momen panas. Rayhan Hannan sempat melakukan pelanggaran dan handball saat mencoba menghentikan pergerakan lawan.
Baca Juga: Koar-koar Tak Sabar Hadapi Timnas Indonesia, Malaysia U-23 Disikat Filipina 2-0
Hal ini memberi Brunei peluang tendangan bebas, namun eksekusi mereka masih jauh dari akurat dan tidak membahayakan gawang Indonesia.
Keunggulan Timnas Indonesia U-23 kembali bertambah di menit kedelapan. Kali ini, Jens Raven kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Proses terjadinya gol bermula dari tembakan keras Achmad Maulana yang masih bisa ditepis kiper Brunei. Bola muntah kemudian dimanfaatkan dengan cerdik oleh Arhkan Fikri yang mengoper ke Jens Raven.
Dengan ketenangan luar biasa, Raven sukses mengecoh bek lawan dan menempatkan bola ke pojok gawang, membuat Indonesia unggul 2-0.
Dua gol dalam delapan menit pertama menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tampil dengan strategi menyerang sejak awal.
Dominasi ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari persiapan matang dan pemahaman strategi pelatih yang cermat dalam membaca kekuatan serta kelemahan lawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat
-
Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit
-
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar
-
Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran
-
Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final
-
Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran
-
Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?
-
Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam
-
Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money
-
Rekomendasi Hadiah Unik Sesuai Zodiak, Berkesan dan Tidak Membosankan