Suara.com - Timnas Indonesia U-23 unggul 6-0 dari Brunei Darussalam di Piala AFF U-23 2025. Jens Raven Quatrick dengan mencatatkan gol ke-tiganya di menit ke-32.
Sebelumnya Arkhan Fikri juga cetak gol di menit ke 20 dan Rayhan Hannan di menit 34.
Sebelumnya, gol pembuka hadir hanya dalam hitungan detik setelah pertandingan dimulai. Serangan cepat dari lini depan Indonesia berhasil menembus pertahanan Brunei.
Jens Raven, yang menjadi andalan lini depan, mencetak gol pertamanya setelah memanfaatkan umpan matang dari Rayhan Hannan.
Bola langsung diarahkan ke gawang Brunei dan tak mampu dibendung oleh kiper lawan.
Kombinasi serangan yang cepat dan presisi menjadi kunci keunggulan Indonesia.
Brunei mencoba membalas, namun serangan mereka masih belum mampu menembus barisan pertahanan yang dikomandoi dengan disiplin oleh skuad Garuda Muda.
Pada menit keempat, sebuah serangan balik dari sisi kiri lapangan hampir membuahkan peluang tambahan, namun pertahanan Brunei masih mampu menghalau bola sebelum sampai ke jantung pertahanan.
Dalam tempo yang singkat, intensitas permainan semakin meningkat.
Baca Juga: Jens Raven Cs Main di Indonesia, Media Asing: Tembus Piala Dunia Cuma Mimpi
Di menit keenam dan ketujuh, terjadi beberapa momen panas. Rayhan Hannan sempat melakukan pelanggaran dan handball saat mencoba menghentikan pergerakan lawan.
Hal ini memberi Brunei peluang tendangan bebas, namun eksekusi mereka masih jauh dari akurat dan tidak membahayakan gawang Indonesia.
Keunggulan Timnas Indonesia U-23 kembali bertambah di menit kedelapan. Kali ini, Jens Raven kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Proses terjadinya gol bermula dari tembakan keras Achmad Maulana yang masih bisa ditepis kiper Brunei. Bola muntah kemudian dimanfaatkan dengan cerdik oleh Arhkan Fikri yang mengoper ke Jens Raven.
Dengan ketenangan luar biasa, Raven sukses mengecoh bek lawan dan menempatkan bola ke pojok gawang, membuat Indonesia unggul 2-0.
Dua gol dalam delapan menit pertama menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tampil dengan strategi menyerang sejak awal.
Dominasi ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari persiapan matang dan pemahaman strategi pelatih yang cermat dalam membaca kekuatan serta kelemahan lawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Dibuang Ruben Amorim, Andre Onana Kini Berhasrat Kembali dan Rebut Posisi Kiper Utama MU
-
Respons Michael Carrick Usai Bawa Man United Comeback dan Tembus Tiga Besar Liga Inggris
-
Emil Audero Kebobolan Dua Gol di Menit Akhir, Cremonese Tumbang dari AC Milan
-
Jay Idzes Cs Sukses Bikin Sejarah Usai Kalahkan Wakil Italia di Liga Champions
-
Jay Idzes Bermain Penuh, Sassuolo Bungkam Satu-satunya Wakil Italia di Liga Champions
-
Pengakuan Maarten Paes: Gabung Timnas Indonesia Jadi Kunci Perkembangan Karier
-
Libas Crystal Palace 2-1, King MU Naik ke Posisi Ketiga Klasemen Liga Inggris
-
Nyaris Blunder, Maarten Paes Sukses Tebus Kesalahan dan Catat Nirbobol Perdana di Ajax
-
Maarten Paes Kembali Tampil bersama Ajax Amsterdam, Cetak 'Clean Sheet' Perdana
-
Bernardo Tavares Samakan Persib Bandung dengan Johor Darul Takzim