Suara.com - Kabar buruk membayangi persiapan Timnas Indonesia jelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Penyerang andalan, Ole Romeny, kini terancam absen setelah mengalami cedera parah dalam sebuah turnamen yang ironisnya digelar PSSI untuk memberikan apresiasi kepada klubnya, Oxford United.
Insiden ini memaksa kita untuk melihat lagi alasan PSSI mengundang Ole Romeny cs ke Piala Presiden 2025, sebuah niat baik yang justru berujung petaka bagi skuad Garuda.
Keputusan yang awalnya disambut positif, kini meninggalkan kerugian besar bagi tim asuhan Patrick Kluivert di momen krusial.
PSSI, di bawah komando Erick Thohir, mengklaim bahwa alasan mengundang Oxford United dan Port FC ke turnamen pramusim itu sebagai bentuk penghargaan bagi klub-klub internasional yang memberikan menit bermain bagi para punggawa Timnas Indonesia.
"Kami harus apresiasi klub internasional yang memainkan pemain timnas kita. Karena itu kami mengundang Port FC dari Thailand yang kebetulan ada Asnawi main di sana. Lalu di Oxford ada Ole Romeny," jelas Erick Thohir dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (13/6/2025).
Selain dua klub luar negeri tersebut, Piala Presiden 2025 juga diikuti oleh empat tim lokal dengan kriteria yang jelas: Persib Bandung (juara Liga 1), Dewa United (runner-up Liga 1), Arema FC (juara bertahan Piala Presiden), dan Liga Indonesia All Stars.
"Pemilihan klub yang diundang tentu ada kriterianya... Arema juara Piala Presiden sebelumnya. Itu alasannya, kami tidak ingin membedakan satu klub dengan yang lainnya," ujar Erick, menegaskan objektivitas dalam pemilihan peserta.
Namun, niat untuk memberikan apresiasi dan panggung bagi para pemain Timnas ini harus dibayar mahal.
Dalam pertandingan antara Oxford United melawan Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, pada Kamis (10/7/2025), insiden nahas itu terjadi.
Baca Juga: Di Luar Prediksi! 2 Pemain Timnas Indonesia Susul Jay Idzes di Liga Italia
Ole Romeny tidak dapat menyelesaikan pertandingan setelah mengalami cedera serius. Ia diinjak oleh pemain Arema FC, Paulinho, memaksanya ditarik keluar lapangan.
Akibat cedera tersebut, Romeny tidak hanya absen di laga final Piala Presiden melawan Port FC, tetapi juga harus segera diterbangkan kembali ke Inggris untuk menjalani pemeriksaan dan pemulihan intensif.
Kekecewaan mendalam disampaikan oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, yang menyebut kondisi sang pemain cukup serius.
Ia bahkan mengisyaratkan bahwa Romeny kemungkinan besar akan melewatkan agenda penting Timnas Indonesia dalam waktu dekat.
“Saya pikir September dia belum yakin bisa bermain," kata Sumardji kepada awak media, merujuk pada laga FIFA Matchday melawan Kuwait dan Lebanon.
Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa lini depan Timnas Indonesia akan kehilangan salah satu tumpuan utamanya.
Meski begitu, harapan masih tetap dijaga agar Romeny bisa pulih tepat waktu untuk laga yang jauh lebih krusial di bulan Oktober.
"Kalau untuk Oktober ya diupayakan mudah-mudahan," ujarnya, dikutip dari berbagai sumber.
Sumardji pun meminta doa dari seluruh pendukung sepak bola Tanah Air agar proses pemulihan penyerang andalannya berjalan lancar.
“Doakan saja mudah-mudahan bisa bermain di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.”
Hingga kini, detail mengenai cedera Romeny belum dirilis secara resmi, karena tim medis masih terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangannya.
“Nanti kami update lagi cederanya, minta doanya saja," kata Sumardji.
Cedera Ole Romeny menjadi pukulan telak bagi pelatih Patrick Kluivert.
Penyerang yang belakangan menjadi mesin gol utama Garuda ini kini diragukan tampil, memaksa sang pelatih untuk segera menyiapkan alternatif di lini serang untuk menghadapi lawan-lawan berat di kualifikasi.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League