Suara.com - Ketegangan memuncak di perbatasan Thailand–Kamboja hari ini setelah sebuah jet tempur F-16 milik Angkatan Udara Thailand mengebom target militer di wilayah Kamboja, Kamis (24/7).
Serangan udara ini menjadi puncak dari bentrokan bersenjata yang terjadi sejak dini hari, dan telah menewaskan sedikitnya dua warga sipil serta melukai sejumlah lainnya.
Militer Thailand menyebut serangan udara sebagai langkah strategis untuk menghentikan agresi Kamboja di kawasan sengketa.
Kantor berita lokal menyatakan korban tewas dan luka-luka terjadi di kedua belah pihak, termasuk warga sipil.
Pihak berwenang di empat provinsi Thailand yang berbatasan dengan Kamboja telah mengumumkan evakuasi penduduk di tengah eskalasi tersebut.
Di tengah eskalasi antara kedua negara itu, bagaimana nasib pemain Indonesia yang saat ini tengah mengadu nasib di Liga Thailand?
Seperti diketahui, sejumlah pemain Indonesia berkarier di Liga Thailand. Terbaru, Shayne Pattynama yang pindah ke klub Buriram United.
Lalu ada bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam yang membela Port FC. Pratama Arhan di Bangkok United.
Jika merujuk pada titik perang Thailand-Kamboja dengan home base klub-klub yang dibela pemain Timnas Indonesia itu, letaknya sangat jauh.
Baca Juga: Pede Kalahkan Thailand, Alfharezzi Buffon: Kami Akan Bertarung!
Misalkan lokasi provinsi Sisaket, di mana di tempat ini terdapat 6 orang tewas, jaraknya sekitar 183 km dengan markas klub Buriram United.
Bahkan jaraknya lebih jauh dengan markas klub Port FC, Stadion PAT, berkisar 525 km atau 8 jam perjalanan darat.
Shayne Pattynama dan Pratama Arhan di akun Instagram mereka tidak unggah hal apapun terkait kondisi mereka pasca perang Thailand-Kamboja.
Hanya Asnawi yang unggah postingan dari klub Port FC terkait perang Thailand-Kamboja.
Klub Port FC dalam postingan d akun resmi milik mereka menuliskan dukungan kepada tentara Thailand diperbatasan serta korban warga sipil.
Perfomance Shayne Pattynama di Buriram
Tag
Berita Terkait
-
Celah Kalahkan Thailand Tipis, Gerald Vanenburg Siapkan Senjata Rahasia
-
Yotsakorn Burapha vs Timnas Indonesia U-23: Akan Balas Dendam atau Kembali Jadi Korban?
-
Semifinal Piala AFF U-23 2025, Timnas Indonesia vs Thailand: Misi Jinakkan Gajah Perang
-
AFC Kasih 'Keuntungan' Buat Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026, PSSI Angkat Topi
-
Tembok Thailand Bernama Sorawat Phosaman: Ujian Berat untuk Jens Raven Cs
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Hadapi PSBS Biak, Marc Klok Ingin Lanjutkan Tren Positif Persib
-
Jamu Persiku Kudus, Kendal Tornado FC Ingin Jaga Konsistensi Kemenangan di Sriwedari
-
Persib Bandung vs PSBS Biak, Bojan Minta Anak Asuhnya Tampil 100 Persen
-
Prediksi Skor AS Roma vs AC Milan: Duel Penentu Papan Atas Serie A di Stadion Olimpico
-
Prediksi Skor Crystal Palace vs Chelsea: The Blues Bidik Kemenangan Beruntun di Selhurst Park
-
Prediksi Super Big Match Arsenal vs Manchester United: Ujian Berat Setan Merah di Emirates
-
Prediksi Skor Manchester City vs Wolves: The Citizens Bangkit atau Wolves Buat Kejutan
-
Haaland Mandul dan 4 Alasan Kuat Pep Guardiola Diminta Mundur dari Manchester City
-
Selangkah Lagi Gabung ke Barcelona, Pemain Keturunan Medan: Saya Seorang Pemenang!
-
Saga Transfer Pemain Keturunan Indonesia Juwensley Onstein: Gagal ke AC Milan, Gabung ke Barcelona