Suara.com - Pakar transfer ternama dunia, Fabrizio Romano, akhirnya angkat bicara mengenai masa depan bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes.
Dalam sebuah wawancara di channel YouTube Hanif Thamrin, Romano secara spesifik mengungkap satu penghalang utama yang membuat kepindahan sang pemain dari Venezia menjadi sangat rumit.
Seperti diketahui, nama Jay Idzes menjadi komoditas panas di bursa transfer musim panas setelah Venezia FC terdegradasi dari Serie A.
Kegagalan Venezia bertahan di kasta tertinggi membuat banyak klub Serie A lainnya siaga untuk membajak bek berusia 25 tahun tersebut.
Namun, menurut Fabrizio Romano, proses transfer ini tidak akan berjalan dengan mudah. Penghalang terbesar yang menghambat langkah Jay Idzes untuk tetap bermain di Serie A musim depan adalah soal harga yang dipatok oleh klubnya saat ini.
Dalam wawancara yang diunggah kanal YouTube Hanif Thamrin pada Selasa (29/7/2025), Romano membeberkan bahwa Venezia memasang banderol yang sangat tinggi untuk bek andalannya itu.
"Venezia meminta lebih dari 10 Juta Euro," kata Fabrizio Romano.
Harga yang setara dengan hampir Rp200 Miliar tersebut dinilai masih terlalu mahal bagi klub-klub peminat. Hal inilah yang menjadi ganjalan utama dalam negosiasi.
"Jadi ini bukan kesepakatan yang mudah atau murah sama sekali," tegas Romano.
Baca Juga: Belum Puas Datangkan Gyokeres, Arsenal Masih Rayu Striker Bernilai Rp 900 Miliar
Meskipun terhalang harga selangit, Romano mengonfirmasi bahwa ada tiga klub Serie A yang secara serius tertarik untuk mengamankan jasa Jay Idzes. Ketiga klub tersebut adalah Genoa, Sassuolo, dan Udinese.
"Ya, Genoa, Sassoulo dan Udinese, ketiga klub tertarik saat ini," ungkapnya.
Dari ketiga klub tersebut, Genoa sempat berada di posisi terdepan untuk mendaratkan sang pemain.
Namun, laporan dari media Italia, Tutto Venezia Sport, menyebutkan bahwa tawaran awal Genoa telah ditolak mentah-mentah oleh Direktur Olahraga Venezia, Filippo Antonelli, karena dianggap terlalu rendah.
Secara pribadi, Fabrizio Romano mengaku sangat terkesan dengan kualitas yang dimiliki oleh Jay Idzes.
Ia bahkan menyebut bahwa bek Timnas Indonesia itu adalah pemain yang kemampuannya sering dipandang sebelah mata.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Trump Tak Bisa Jamin Keamanan, Presiden Meksiko: Timnas Iran Boleh Main di Negara Kami
-
Antonio Rudiger Nikmati Duel Lawan Erling Haaland
-
Riccardo Calafiori Tak Sabar Menantikan Akhir Musim yang Manis
-
Timnas Indonesia Jadi yang Pertama! Ini 3 Negara ASEAN yang Lolos ke Piala Asia 2027
-
Cinta Manchester City ke Ousmane Dembele Bertepuk Sebelah Tangan
-
Thom Haye Bangga Maarten Paes Gabung Ajax, Ingatkan Tekanan Besar Menanti
-
Gagal Antar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Kini Punya Jalur ke Piala Dunia 2026 Via Negara Lain
-
Prediksi Liga Champions Dinihari Nanti: Liverpool Masih Punya Harapan, Bodo/Glimt di Ambang Sejarah
-
Manchester City vs Real Madrid: Misi Mustahil Pasukan Pep Guardiola di Etihad
-
Bulgaria Pincang ke Indonesia: Kapten Tim dan Mesin Gol Klub Papan Atas Absen di FIFA Series 2026