Suara.com - Bek tengah Timnas Indonesia, Justin Hubner, akhirnya memastikan masa depannya di Eropa dengan menerima pinangan Fortuna Sittard, klub Eredivisie Belanda. Dalam laporan eksklusif yang dimuat oleh media Belanda mijnstreekvandaag.nl, Hubner akan menjalani kontrak profesional selama dua musim ke depan bersama klub yang musim lalu finis di posisi ke-11 kompetisi tertinggi sepak bola Belanda itu.
Langkah ini sekaligus menjawab spekulasi tentang kemungkinan kepindahan Justin Hubner ke Liga 1 Indonesia atau bahkan ke Super League Malaysia. Dengan keputusan tersebut, karier sang bek muda tetap berlanjut di atmosfer kompetitif liga Eropa yang diharapkan memberi pengaruh positif bagi performanya bersama Timnas Indonesia.
Fortuna Sittard Kontrak Hubner Selama Dua Musim
“Fortuna Sittard resmi memperkuat tim dengan mendatangkan Justin Hubner. Bek tengah berusia 21 tahun ini akan dikontrak selama dua musim oleh Fortuna Sittard,” tulis mijnstreekvandaag.nl.
Dengan kontrak dua tahun tersebut, Justin Hubner resmi menjadikan Fortuna Sittard sebagai klub profesional keduanya. Sebelumnya, ia pernah berseragam Cerezo Osaka di Jepang dan juga membela tim U-21 Wolverhampton Wanderers, walaupun belum mencatatkan penampilan bersama tim utama Wolves di ajang Liga Inggris.
Langkah ini menjadi sorotan penting karena eksistensi pemain Timnas Indonesia di kancah Eropa semakin bertambah. Kehadiran Hubner juga diharapkan memperkuat lini belakang Timnas saat menghadapi kompetisi internasional mendatang.
Dinilai Berkualitas, Hubner Diproyeksikan Jadi Pilar Lini Belakang Fortuna
Penilaian terhadap Justin Hubner tidak sekadar basa-basi. Menurut laporan media Belanda tersebut, pemain berdarah campuran ini punya banyak kelebihan yang dibutuhkan tim.
“Fortuna Sittard mendapatkan bek muda yang kaya pengalaman. Dengan tinggi 187 sentimeter, Justin Hubner dikenal tangguh dalam duel udara, nyaman ketika menguasai bola dan memiliki mental bertanding kuat. Manajemen klub menilai Justin Hubner dapat menjadi tambahan luar biasa di posisi bek tengah,” lanjut mijnstreekvandaag.nl.
Kualitas Justin Hubner dalam bertahan serta kemampuannya saat duel satu lawan satu dinilai cocok dengan kebutuhan tim yang musim lalu cukup kesulitan menjaga konsistensi di lini belakang. Keputusannya untuk tetap berlaga di Eropa menjadi nilai tambah tersendiri, terutama bagi Timnas Indonesia yang berharap pemain-pemainnya berkembang di kompetisi yang lebih tinggi.
Tegaskan Komitmen di Eropa, Tolak Isu Gabung Liga 1
Isu soal Justin Hubner akan bergabung ke salah satu klub Liga 1 Indonesia sempat mencuat beberapa waktu lalu. Bahkan ada spekulasi bahwa ia tengah negosiasi dengan klub papan atas Liga Indonesia atau klub dari Malaysia. Namun, Hubner segera merespons rumor tersebut dengan sikap tegas.
Baca Juga: Lini Depan Bapuk, Gerald Vanenburg Bakal Cari Striker dari Belanda
Ketika rumor itu muncul, Justin Hubner langsung menertawainya. Ia menegaskan tetap berkarier di Eropa dan terbukti bek yang mengandalkan kaki kiri ini segera dikontrak Fortuna Sittard.
Konsistensinya untuk bertahan di Eropa bukan tanpa alasan. Hubner diyakini masih memiliki ambisi untuk mendapatkan kesempatan bermain reguler dan berkembang secara signifikan, baik secara teknis maupun mental. Ini tentu selaras dengan harapan pelatih Timnas Indonesia agar pemain-pemain naturalisasi bisa membawa kualitas Eropa ke level internasional.
Harapan Baru untuk Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia
Dengan bergabungnya Justin Hubner bersama klub Eredivisie, harapan publik Indonesia kembali meningkat. Banyak pihak berharap ia bisa tampil lebih konsisten dan memperoleh menit bermain yang signifikan, apalagi Timnas Indonesia saat ini sedang mempersiapkan diri menghadapi babak selanjutnya di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Satu harapannya, Justin Hubner mendapatkan menit tampil yang banyak bersama Fortuna Sittard. Sebab, tenaga Justin Hubner masih sangat diandalkan untuk mengawal sisi kiri pertahanan Timnas Indonesia.
Kiprah Hubner di Eropa diharapkan menambah nilai taktis dalam skuat asuhan Patrick Kluivert, sekaligus memberikan motivasi bagi pemain muda Indonesia lainnya untuk mengukir karier di luar negeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia