Suara.com - Pep Guardiola kembali mengukir sejarah di dunia sepak bola, kali ini bukan karena trofi, melainkan karena angka fantastis di bursa transfer.
Dengan kedatangan kiper James Trafford ke Manchester City, Guardiola resmi menjadi pelatih pertama di dunia yang menghabiskan lebih dari 2 miliar euro atau setara Rp33 triliun untuk transfer pemain sepanjang kariernya, menurut data dari Transfermarkt.
Total pengeluaran transfer Guardiola kini mencapai 2,02 miliar euro, jauh melampaui pelatih lain seperti Diego Simeone (1,31 miliar euro), Massimiliano Allegri (1,2 miliar euro), Thomas Tuchel (1,19 miliar euro), dan Antonio Conte (1,16 miliar euro).
Angka ini mencakup pembelian bintang-bintang top selama ia melatih Barcelona, Bayern Munich, dan Manchester City, termasuk nama-nama besar seperti Jack Grealish, Erling Haaland, Ruben Dias, dan kini James Trafford.
Meski sering mendapat sorotan karena dukungan finansial besar yang ia terima di Manchester City, keberhasilan Guardiola di lapangan sulit dibantah.
Ia telah mempersembahkan berbagai gelar Premier League, piala domestik, hingga trofi Liga Champions UEFA pada 2023 yang begitu dinanti. Strategi transfernya yang berfokus pada kedalaman skuad dan fleksibilitas taktik menjadi kunci dominasi tim-tim asuhannya.
Rekor ini memicu kembali perdebatan tentang peran uang dalam sepak bola modern.
Namun, satu hal pasti, Pep Guardiola telah menetapkan standar baru, bukan hanya dalam gaya bermain dan koleksi trofi, tetapi juga dalam investasi finansial di dunia sepak bola.
5 Pelatih Pengeluaran Tertinggi di Bursa Transfer Sepanjang Masa:
Baca Juga: Arsenal Rekrut Demiane Agustien, Man City Bidik Pemain Keturunan 15 Tahun dari MLS
1. Pep Guardiola – 2.02 miliar Euro
2. Diego Simeone – 1.31 miliar Euro
3. Massimiliano Allegri – 1.2 miliar Euro
4. Thomas Tuchel – 1.19 miliar Euro
5. Antonio Conte – 1.16 miliar Euro
Berita Terkait
-
Arsenal Rekrut Demiane Agustien, Man City Bidik Pemain Keturunan 15 Tahun dari MLS
-
Fabrizio Romano Ungkap Penghalang Jay Idzes Tinggalkan Venezia FC
-
Berakhir Gagal, Jay Idzes Diincar Belasan Klub tapi Tak Ada yang Nyangkut
-
Tijjani Reijnders Keturunan Apa? Pemain Man City Gagal Naturalisasi, Erick Thohir Tak Berkutik
-
Cerita Masal Bugduv: Saat Suporter Arsenal Termakan Hoax di Bursa Transfer
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan