Suara.com - Striker Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto Hengga, membeberkan kondisi terkini timnya menjelang Piala Dunia U-17 2025.
Dalam sesi pemusatan latihan di Bali, ia menilai bahwa persiapan Timnas Indonesia U-17 terus menunjukkan perkembangan positif setiap harinya.
Kegiatan training camp yang digelar di Bali menjadi bagian dari strategi besar Timnas Indonesia U-17 jelang kompetisi bergengsi itu.
Fadly Alberto menyebut bahwa kondisi fisiknya semakin baik sejak latihan dimulai dari Kuta hingga kini berpindah ke Bali United Training Center.
Ia menjelaskan bahwa pelatihan dua kali sehari menjadi rutinitas untuk meningkatkan kualitas permainan dan evaluasi kekurangan teknis di lapangan.
“Kalau kondisi fisik cukup baik karena latihan sudah berlangsung dari Kuta hingga pindah ke Bali United Training Center saat ini," ungkap Alberto.
"Progres meningkat karena kami juga terkadang menjalani program latihan dua kali sehari dan mengevaluasi kekurangan kami di lapangan,” sambungnya.
Persiapan Timnas Indonesia U-17 tak berhenti di Bali karena pada 7 Agustus mendatang mereka akan bergeser ke Medan.
Di Medan, Garuda Muda dijadwalkan mengikuti turnamen internasional sebagai bagian dari simulasi kompetisi Piala Dunia U-17 2025.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Tantang Langsung Peserta Piala Dunia dalam Turnamen di Medan
Tiga negara peserta Piala Dunia U-17 lainnya akan menjadi lawan uji coba yaitu Afrika Selatan, Panama, dan Tajikistan.
Turnamen ini dinilai sangat penting untuk mengukur kesiapan tim sebelum menghadapi pertandingan grup melawan Brasil, Honduras, dan Zambia di Qatar.
Fadly Alberto menyambut baik fasilitas pelatihan di Bali United Training Center yang sangat memadai dan mendukung kebutuhan tim nasional.
Menurutnya, jumlah lapangan yang banyak dan jarak yang berdekatan sangat membantu simulasi kondisi nyata saat turnamen nanti digelar di Qatar.
Kondisi latihan yang berdekatan dengan tim Bali United Academy hingga tim senior Bali United juga menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan konsentrasi tim.
“Program latihan kami berjalan baik meskipun memang ada tim lain yang juga latihan seperti tim akademi, EPA dan tim senior. Tapi dari sana kami belajar untuk fokus terhadap taktikal tim kami sendiri,” terang Alberto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Deschamps: Prancis Bukan Favorit, Spanyol yang Bakal Juara Piala Dunia 2026
-
Tinggalkan AS, Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Resmi Hijrah ke Eropa
-
Selebrasi Pistol Mohammad Mohebi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, FIFA Didesak Bertindak
-
Paraguay Dibantai AS, Si Bulldog Menyalak Nyaring Sebut Gustavo Alfaro Cuma Jago Ngomong
-
Momen Emosional Lionel Scaloni Jelang Laga Perdana Argentina di Piala Dunia 2026
-
Pernah Dibikin Malu Shin Tae-yong, Herve Renard Dikabarkan Jadi Pelatih Tunisia
-
Satu Kata Penuh Makna Kuat Disuarakan Lionel Messi Jelang Argentina vs Aljazair
-
Profil Tori Penso Wasit Wanita Pertama Piala Dunia 2026, Pimpin Laga Ceko vs Afsel
-
Dilema Jeremy Doku, Bakal Tinggalkan Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Kelahiran Anak Pertama?
-
Dari Yugoslavia hingga Hindia Belanda: Negara-Negara yang Pernah Tampil di Piala Dunia Kini Hilang