Suara.com - Striker Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto Hengga menjelaskan sejauh mana persiapan timnya jelang Piala Dunia U-17 2025. Ia menjelaskan persiapan sudah oke sejauh ini.
Saat ini Timnas Indonesia U-17 sedang menggelar training camp (TC) di Bali. Selama hampir satu bulan berada di Bali, pemilik nomor punggung 10 di Timnas Indonesia U-17 tersebut mengaku kondisinya semakin meningkat.
“Kalau kondisi fisik cukup baik karena latihan sudah berlangsung dari Kuta hingga pindah ke Bali United Training Center saat ini," ungkap Alberto. dilansir dari laman resmi Bali United, Kamis (31/7/2025).
"Progres meningkat karena kami juga terkadang menjalani program latihan dua kali sehari dan mengevaluasi kekurangan kami di lapangan,” sambungnya.
Garuda Muda sendiri akan bergeser ke Medan pada 7 Agustus mendatang guna menjalani turnamen sebagai persiapan Piala Dunia U-17 yang telah disiapkan oleh PSSI.
Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi sejumlah negara di turnamen tersebut yaitu Afrika Selatan, Panama dan Tajikistan. Menariknya, mereka merupakan peserta Piala Dunia U-17 tahun ini.
Menurut Alberto dengan berlatih di Bali United Training Center, menyesuaikan dengan jumlah lapangan yang banyak dan berdekatan sehingga situasi Piala Dunia U-17 bulan November bisa dirasakan lebih dulu dalam persiapan.
Pasukan Garuda Muda terkadang berlatih bersebelahan dengan latihan dari Bali United Academy, tim senior Bali United FC hingga Bali United Youth yang tengah persiapan Elite Pro Academy (EPA).
“Program latihan kami berjalan baik meskipun memang ada tim lain yang juga latihan seperti tim akademi, EPA dan tim senior. Tapi dari sana kami belajar untuk fokus terhadap taktikal tim kami sendiri,” terang Alberto.
Baca Juga: Kiper FC Utrecht Pasti Bela Timnas Indonesia U-17? Begini Kata Nova Arianto
Dia juga memuji fasilitas yang diberikan di pusat pelatihan Bali United FC dengan luas 30 hektar tersebut.
Alberto pun menargetkan agar bisa menembus skuad final nanti yang akan tampil di Piala Dunia U17 akhir tahun nanti.
“Fasilitas sangat baik dari locker room, gym dan tempat ice batch sangat luar biasa," ucapnya.
"Saat ini, saya fokus kepada diri saya sendiri dan memahami apa yang diinginkan oleh pelatih kepala saya,” jelasnya.
Timnas Indonesia U-17 sendiri tergabung dalam grup H bersama Brasil, Honduras, dan Zambia yang akan berlangsung pada 3 hingga 27 November 2025 di Qatar
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Pengakuan Pemain Berdarah Medan: Berpeluang Bela 3 Negara, Timnas Indonesia Cukup Tertarik
-
Tak Ikut Arus ke Super League, 9 Pemain Timnas Indonesia Ini Masih Bertahan di Liga Top Eropa
-
Pemain Rp86,91 Miliar Berpotensi Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
John Herdman Belum Debut, 2 Negara Sudah Antre Ingin Uji Coba Lawan Timnas Indonesia
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan