Suara.com - Pelatih baru Shin Tae-yong kembali mencuri perhatian setelah resmi akan menangani Ulsan HD, klub besar di Liga Korea.
Langkah ini mengakhiri masa vakum setelah ia menuntaskan tugasnya bersama Timnas Indonesia pada akhir 2024.
Pemberitaan ini pertama kali diangkat oleh media ternama Korea Selatan, Sports Seoul.
Laporan itu menyebut bahwa pelatih baru ini direkrut menggantikan Kim Pan Gon yang gagal memperbaiki performa Ulsan HD.
Dalam laporan tersebut, Ulsan HD dikabarkan memecat Kim setelah rangkaian buruk tanpa kemenangan dalam 10 laga.
Statistiknya tercatat tiga hasil imbang dan tujuh kekalahan, termasuk di Liga Korea dan Piala Dunia Antarklub.
Kondisi ini membuat Ulsan HD tak punya pilihan selain menunjuk sosok berpengalaman seperti Shin Tae-yong.
Nama besar STY tak bisa dilepaskan dari keberhasilannya bersama Timnas Indonesia selama lima tahun terakhir.
"Ulsan memutuskan untuk memecat Kim Pan Gon. Pertimbangan akhirnya mengarah ke Shin Tae-yong, pelatih yang memimpin Timnas Indonesia sampai akhir tahun lalu untuk meneruskan tongkat estafet di sepak bola Asia [bersama Ulsan]," tulis Sports Seoul.
Baca Juga: Piala AFF U-23 dan Raihan Gelar Individu yang Terasa Hambar bagi Seorang Jens Raven
Sumber internal juga mengungkap bahwa Ulsan HD yakin sosok pelatih baru ini bisa membangun ulang kekuatan tim.
Krisis performa klub dinilai membutuhkan tangan dingin dan strategi matang dari pelatih kelas Asia seperti Shin Tae-yong.
"Berdasarkan sumber Sports Seoul, Ulsan mengonfirmasi bahwa Shin Tae-yong akan jadi kunci untuk membangun tim kembali di tengah situasi tim yang sedang hancur," tulis laporan itu.
Hingga saat ini, proses negosiasi antara manajemen Ulsan HD dan pihak pelatih baru disebut telah memasuki tahap akhir.
Keduanya tinggal menyepakati detail kontrak sebelum pengumuman resmi dilakukan oleh klub peserta Liga Korea itu.
Menurut laporan, pengumuman resmi hanya tinggal menunggu finalisasi perjanjian yang tinggal sedikit lagi rampung.
"Kabar terbaru, proses tinggal melakukan pengumuman resmi setelah kontrak detil dengan pelatih baru sudah selesai," tulis Sports Seoul.
Dengan keputusan ini, Shin Tae-yong akan kembali aktif melatih setelah menyelesaikan kontraknya bersama Timnas Indonesia.
Pengalaman dan pencapaian luar biasa selama bersama skuad Garuda menjadi alasan utama pemilihannya oleh Ulsan HD.
Selama menangani Timnas Indonesia, Shin Tae-yong berhasil membawa tim melaju ke fase gugur Piala Asia 2023.
Itu menjadi salah satu capaian terbaik dalam sejarah modern tim nasional dan meningkatkan reputasi STY di Liga Korea.
Selain itu, Timnas Indonesia juga berhasil mengamankan tiket ke Piala Asia 2027 usai lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Capaian itu menunjukkan efektivitas pendekatan taktis dari pelatih baru yang kini dipercaya oleh Ulsan HD.
Tak hanya sukses di level senior, Shin Tae-yong juga mencetak prestasi bersama tim junior Indonesia.
Ia membawa Timnas Indonesia U-23 menembus semifinal Piala Asia U-23 2024 dan hampir lolos ke Olimpiade Paris.
Keberhasilan tersebut membuat Shin Tae-yong diakui sebagai salah satu pelatih Asia dengan rekam jejak progresif.
Kini, kiprahnya akan diuji kembali bersama Ulsan HD, salah satu klub papan atas di kompetisi Liga Korea.
Rekam jejak itu yang menjadi modal kuat bagi manajemen Ulsan HD untuk menunjuk STY sebagai pelatih baru.
Klub membutuhkan sosok visioner untuk membawa mereka bersaing di level kontinental dan kembali ke jalur juara.
Sebelumnya, Shin Tae-yong juga pernah melatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018.
Hal itu menambah nilai plus sebagai figur yang paham tekanan dan kultur kompetisi di Liga Korea.
Keputusan ini juga menandai momen langka kembalinya STY melatih di negara asalnya.
Setelah bertahun-tahun menangani tim luar negeri seperti Timnas Indonesia, ia akan kembali tampil di panggung domestik.
Ulsan sendiri merupakan klub elite yang punya sejarah panjang dalam dunia sepak bola Korea Selatan.
Namun, tren negatif belakangan ini membuat mereka harus cepat berbenah, salah satunya dengan menunjuk pelatih baru.
Para pendukung Ulsan HD pun berharap besar pada kehadiran Shin Tae-yong untuk membalikkan situasi buruk.
Mereka percaya pelatih dengan jam terbang tinggi akan mampu memulihkan kepercayaan tim di kompetisi Liga Korea.
Dengan pengalaman menangani berbagai level usia, STY dinilai punya fleksibilitas dalam membentuk fondasi taktik baru.
Itulah yang dibutuhkan Ulsan HD saat ini dalam proses restrukturisasi performa tim secara menyeluruh.
Jika kesepakatan kontrak berjalan mulus, maka Shin Tae-yong akan resmi kembali bersaing di level tertinggi Asia.
Ia akan memimpin Ulsan HD di sisa musim Liga Korea sekaligus mempersiapkan tim untuk kompetisi berikutnya.
Sosoknya bukan hanya dikenal karena prestasi, tetapi juga karena dedikasi dan pendekatan profesional kepada para pemain.
Nilai-nilai tersebut sangat dibutuhkan oleh Ulsan HD dalam proses transformasi jangka panjang.
Perubahan pelatih juga membawa angin segar untuk para pemain Ulsan HD yang butuh arah dan motivasi baru.
Dengan pendekatan yang dikenal komunikatif, Shin Tae-yong bisa menjadi solusi di tengah tekanan tinggi Liga Korea.
Jika mampu memperbaiki kondisi saat ini, pelatih baru ini berpeluang mengembalikan Ulsan HD ke jalur juara.
Skenario ini akan menjadi pembuktian kapasitas STY sebagai pelatih top asal Asia yang kembali ke tanah airnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Muka Malu Infantino! Pencitraan di Panggung FIFA Ditolak Mentah-mentah Palestina
-
Jadwal Lengkap BRI Super League Pekan 31: Persib Tantang PSIM, Persija Dijamu Persijap
-
Bhayangkara FC Tak Terima! Fadly Alberto Dihukum 3 Tahun, Klub Resmi Banding ke PSSI
-
Marc Klok: Ini Mentalitas Juara
-
Bojan Hodak Akui Persib Bandung Salah Start Meski Menang 4-2 atas Bhayangkara FC
-
Tak Cuma Fadly Alberto Hengga, Inilah Daftar Pemain Bhayangkara FC U-20 yang Disanksi PSSI
-
Nuno Espirito Santo Ungkap Persaingan Degradasi Premier League Sengit
-
Arne Slot Lega Cedera Mohamed Salah Tak Parah, tapi Absen Lawan Manchester United
-
Manchester United Masih Kaji Opsi Pelatih, Michael Carrick Jadi Kandidat Terkuat
-
Mason Greenwood Dianggap Terlalu Bagus untuk Marseille, Disarankan Hengkang