Suara.com - Persaingan sengit antara Arsenal dan Manchester City kembali mencuri perhatian, kali ini dengan sentuhan drama dari Erling Haaland dan Myles Lewis-Skelly.
Setelah Arsenal menghajar City 5-1 musim lalu, wonderkid Arsenal itu meniru selebrasi Haaland usai mencetak gol.
Ejekan Myles Lewis-Skelly ini membuat Erling Haaland akhirnya buka suara.
Dalam wawancara dengan Time Magazine, Haaland memberikan tanggapan santai namun penuh makna.
Rivalitas Arsenal dan Manchester City makin memanas dalam beberapa tahun terakhir.
Meski City di bawah Pep Guardiola sempat mendominasi, Mikel Arteta kini membalikkan keadaan. Arsenal tak terkalahkan dalam lima pertemuan terakhir melawan City di semua kompetisi, termasuk kemenangan telak 5-1 musim lalu.
Haaland, yang dikenal sebagai mesin gol City, telah mencetak empat gol dan dua assist dalam delapan laga melawan Arsenal, namun ia juga kerap terlibat friksi dengan pemain dan pelatih lawan.
Insiden paling memorable terjadi pasca-laga di Etihad Stadium, ketika Haaland menyindir Arteta dengan kalimat “stay humble” dan bertanya “siapa kamu?” kepada Lewis-Skelly.
Ejekan itu berbalik saat Arsenal membantai City.
Baca Juga: Mikel Arteta Puji Bakat Bocah 15 Tahun Max Dowman, Anggap Sangat Langka
Lewis-Skelly, yang mencetak gol dalam laga tersebut, meniru selebrasi khas Haaland sebagai balasan.
Dalam wawancara terbaru, Haaland menanggapi santai, “Kalau dia mau meniru untuk mengejek saya, itu haknya. Lakukan apa yang dia mau!” kata Haaland kepada Time Magazine.
Haaland juga merefleksikan ucapannya sendiri, “’Stay humble’ adalah frasa penting, termasuk untuk saya sendiri. Mereka menang 5-1, mereka berhasil membungkam saya!”
Selain Lewis-Skelly, Haaland juga punya rivalitas personal dengan bek Arsenal, Gabriel Magalhaes.
Dalam beberapa pertemuan, keduanya terlibat insiden panas.
Erling Haaland pernah memantulkan bola ke kepala Gabriel, sementara sang bek membalas dengan berteriak di wajah Haaland di laga lain.
Meski begitu, sportivitas tetap terjaga. Keduanya selalu berjabat tangan dan berpelukan usai pertandingan, menunjukkan rivalitas yang sehat meski sengit di lapangan.
Berita Terkait
-
Mikel Arteta Puji Bakat Bocah 15 Tahun Max Dowman, Anggap Sangat Langka
-
Habiskan Rp33 Triliun, Siapa Pemain Termahal dan Termurah yang Dibeli Pep Guardiola?
-
Pep Guardiola Cetak Sejarah: Pelatih Pertama yang Habiskan Rp33 Triliun di Bursa Transfer
-
Sunderland Guncang Bursa Transfer: Rekrut Granit Xhaka dengan Mahar Rp340 M
-
Arsenal Rekrut Demiane Agustien, Man City Bidik Pemain Keturunan 15 Tahun dari MLS
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan