Suara.com - Kapan bursa transfer musim panas 2025/2026 resmi ditutup?
Bursa transfer musim panas 2025/2026 di lima liga top Eropa banyak hadirkan drama, kejutan, dan spekulasi yang menarik perhatian banyak pihak.
Dari Premier League hingga Serie A, klub-klub besar berlomba memperkuat skuad, sementara nama-nama berdarah Indonesia, Thom Haye dan Jay Idzes, menjadi sorotan utama di antara penggemar Tanah Air.
Premier League, seperti biasa, menjadi magnet transfer dengan total pengeluaran mencapai €2,1 miliar, meski sedikit menurun dari tahun sebelumnya.
Liverpool memecahkan rekor klub dengan mendatangkan Florian Wirtz dari Bayer Leverkusen seharga £100 juta, sementara Manchester United menggaet Matheus Cunha dari Wolves dengan £62,5 juta.
Chelsea juga tak kalah agresif, menghabiskan lebih dari £250 juta untuk delapan pemain, termasuk bek muda Ajax, Jorrel Hato, seharga £37 juta.
Di Serie A, Victor Osimhen mencuri perhatian dengan kepindahannya ke Galatasaray senilai Rp1,35 triliun, menjadikannya transfer termahal musim ini.
Sementara itu, Jay Idzes, kapten Venezia dan pilar Timnas Indonesia, menjadi komoditas panas.
Dengan nilai pasar Rp86 miliar dan kontrak hingga 2027, Idzes dikaitkan dengan klub-klub besar seperti Juventus, Inter Milan, hingga Torino.
Baca Juga: Kehilangan Diogo Jota, Cody Gakpo Ungkap Duka Liverpool dan Ambisi di Musim Ini
Namun, hingga penutupan bursa, Venezia berhasil mempertahankannya meski ancaman degradasi ke Serie B masih membayangi. Jika Venezia terdegradasi, pintu transfer Idzes kemungkinan akan terbuka lebar pada Januari 2026.
Thom Haye, gelandang elegan Almere City di Eredivisie, juga tak luput dari spekulasi.
Penampilannya yang konsisten bersama Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026 membuatnya dilirik klub-klub Eropa.
Meski namanya sempat dikaitkan dengan klub Ligue 1 dan Bundesliga, tidak ada kesepakatan yang terwujud hingga deadline.
Kontrak Haye yang berakhir pada 2026 membuat masa depannya tetap menjadi tanda tanya. Akankah ia bertahan di Belanda atau melangkah ke liga yang lebih kompetitif?
Di luar Premier League dan Serie A, La Liga, Bundesliga, dan Ligue 1 juga mencatat aktivitas signifikan.
Berita Terkait
-
Kehilangan Diogo Jota, Cody Gakpo Ungkap Duka Liverpool dan Ambisi di Musim Ini
-
Tottenham Gaet Joao Palhinha dari Bayern, Thomas Frank Takjub
-
Efek Domino dari Rusia, Jalan Pintas Torino untuk Gaet Jay Idzes dari Venezia?
-
Ruben Amorim Akhirnya Bawa MU Juara Premier League
-
Chelsea Gelontorkan Rp650 M Rekrut Jorrel Hato, Lini Belakang The Blues Cerah
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
Prediksi Starting XI Italia vs Irlandia Utara: Gennaro Gattuso Pusing Banyak Pemain Cedera
-
Bos Go Ahead Bongkar Niat Jahat NAC Breda Permasalahkan Status WNI Dean James
-
Reuni Rasa Liga Inggris di GBK, Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis Jadi Panggung Panas
-
Calvin Verdonk Diserang Fans Marseille, Suporter Lille Minta Bantuan Warganet Indonesia
-
Eliano Reijnders Bongkar Obrolan dengan John Herdman, Sinyal Keras Sapu Bersih FIFA Series 2026
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
Nasib Dean James Ditentukan Hari Ini? Seluruh Klub Eredivisie Gelar Rapat Darurat
-
Bawa Misi Penting, Ini Alasan Persib Bandung ke Jakarta di Tengah Libur Super League
-
Dibantai di Final, Pep Guardiola Malah Sebut Arsenal Tim Terbaik: Nyindir atau Pujian Tulus?
-
Debut John Herdman di Timnas Indonesia, GBK Diprediksi Membara