Suara.com - Setelah menjalankan tugas negara bersama Timnas Indonesia U-23, Muhammad Alfharezzi Buffon kembali bergabung dengan Borneo FC guna persiapan BRI Super League 2025/2026.
Ia mengaku siap untuk menghadapi kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air itu.
Buffon mengalihkan fokus sepenuhnya ke klub dan bertujuan untuk bermain konsisten bersama tim, serta berharap bisa mendapat kepercayaan pelatih Fabio Lefundes sebagai starter.
“Target tentunya ingin bisa jadi starting, atau pokoknya bisa selalu berkontribusi buat tim. Itu yang paling penting,” kata pemain yang akrab disapa Ezzi itu dilansir dari laman I.League.
Buffon mengaku tantangan terdekatnya adalah segera beradaptasi dengan tim. Sebab, ia absen dalam laga pra musim karena sibuk bersama Timnas Indonesia U-23.
Ia mengakui harus segera beradaptasi dengan dinamika baru dalam tim, termasuk kehadiran pelatih dan pemain baru.
"Pasti ada kesulitan karena pelatih baru juga, terus pemain-pemain baru. Saya juga baru gabung, sementara yang lain sudah bareng saat di Yogyakarta (TC)," imbuhnya.
Meski begitu, semangatnya tidak surut. Dia merasa terbantu oleh atmosfer positif yang ada di Borneo FC, termasuk pemain senior selalu mendukung dan membimbing pemain muda.
Terbukti sejak berkarier di sepak bola profesional pada tahun 2022 bersama tim berjuluk Pesut Etam itu dia sudah bermain total 20 kali dengan mencetak 1 gol.
Baca Juga: Pemain Persib Menghilang 2 Hari Jelang Super League, Bojan Hodak Buka Suara
“Support dari pemain senior selalu bagus di sini. Kondisi fisik juga aman,” ucap Alfahrezzi Buffon.
Seperti diketahui Buffon mencuri perhatian selama Piala AFF U-23 2025 bersama timnas lalu. Bermain dengan disiplin dan penuh determinasi di sisi kanan pertahanan Timnas Indonesia U-23.
Dia kerap mematahkan serangan-serangan berbahaya dari lawan dan juga membawa Indonesia melaju hingga partai final, sebelum akhirnya harus puas menjadi runner-up setelah kalah tipis 0-1 dari Vietnam.
"Ya, belum rezeki. Tentunya kita juga mau juara, tapi belum rezeki," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?