Suara.com - Elkan Baggott akhirnya resmi bertahan. Dia diumumkan sebagai bagian dari skuad Ipswich Town untuk mengarungi EFL Championship 2025/2026.
Pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu tak lagi disekolahkan alias dipinjamkan ke tim lain.
Lantas, apakah ini saatnya bagi Elkan Baggott kembali memperkuat Timnas Indonesia, setelah beberapa kali disebut menolak panggilan?
Kepastian Elkan masuk skuad disampaikan langsung oleh klub melalui situs resminya pada Rabu, 6 Agustus 2025.
Ini menjadi kesempatan besar bagi Elkan Baggott untuk bisa mengasah kemampuannya.
Bek jangkung ini bakal mengenakan nomor punggung 25, menandai langkah besar dalam karier profesionalnya di kancah sepak bola Inggris.
“Kami mengonfirmasi nomor skuad utama untuk musim 2025/2026. Elkan akan memakai nomor 25,” tulis Ipswich Town dalam pengumumannya.
Jika konsisten memberikan penampilan terbaik, Elkan bakal mendapat tempat utama di dalam tim.
Dengan begitu, ia memiliki kans besar kembali memperkuat Timnas Indonesia.
Baca Juga: Mengungkap Nomor Punggung 25 yang Dipakai Elkan Baggott di Ipswich Town
Seperti diketahui sudah sejak lama Elkan Baggott tidak mengenakan jersey berlambang garuda di dada.
Ia disebut-sebut selalu menolak saat dipanggil karena ingin fokus menata karier di klub.
Elkan terakhir kali membela Timnas Indonesia saat masih diasuh Shin Tae-yong.
Tetapi, keduanya diduga terlibat masalah sehingga pemain 22 tahun itu tak lagi pernah dipanggil.
Ketika Shin Tae-yong sudah dipecat oleh PSSI, Elkan juga belum kembali ke Timnas Indonesia.
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert mengaku sempat menghubungi Elkan untuk menanyakan kesediannya bergabung. Klaim eks Barcelona itu, Elkan lagi-lagi menolaknya.
Kini, Elkan Baggott mulai bisa masuk ke tim utama. Lantas, apakah ini saatnya bagi sang pemain kembali memperkuat Timnas Indonesia?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey