Suara.com - Pelatih Timnas Putri Indonesia, Joko Susilo, menambah daftar kekalahan telak yang pernah dialaminya seusai anak asuhnya menjadi korban bulan-bulanan pada pertandingan pertama Grup A Piala AFF Putri 2025.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Lach Tray Stadium, Hai Phong, Vietnam, Rabu (6/8/2024) itu, Timnas Putri Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand setelah digempur dengan skor 0-7.
Sejak babak pertama, skuad Garuda Pertiwi sudah tertinggal 0-5 dari kubu lawan. Kekalahan ini makin jomplang setelah Thailand menambah dua gol lagi untuk memperlebar keunggulan pada babak kedua.
Kekalahan ini tentu tak hanya menempatkan skuad Garuda Pertiwi di dasar klasemen sementara Grup A, tetapi juga semakin menambah daftar kekalahan telak Joko Susilo di berbagai ajang. Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
1. Digasak Bali United
Saat Joko Susilo bertugas menjadi pelatih kepala Arema FC pada medio 2017 hingga 2018, dia pernah mencatatkan satu kekalahan yang amat memalukan bersama skuad Singo Edan, tepatnya pada Liga 1 2017.
Ketika itu, Singo Edan bertandang ke markas Bali United yang berstatus sebagai tim elite. Sayangnya, mereka dibuat tak berdaya menghadapi deretan pemain bintang skuad Serdadu Tridatu.
Bali United ketika itu akhirnya menang dengan skor 6-1 atas Arema FC. Sylvano Comvalous dan Stefano Lilipaly masing-masing mencetak dua gol. Singo Edan harus pulang dengan menahan malu.
2. Digulung Barito Putera
Baca Juga: Alasan Joko Susilo usai Timnas Putri Indonesia Dibantai Thailand 0-7 di Piala AFF 2025
Joko Susilo memang tercatat beberapa kali menukangi Arema FC. Dia sempat mendapatkan penugasan mendadak sebagai caretaker. Salah satu momen ini terjadi pada tahun 2023 ketika Singo Edan sedang sangat terpuruk.
Situasi ini juga tak membuat pelatih yang akrab disapa Gethuk itu langsung menyelamatkan anak asuhnya dari keterpurukan. Bahkan, pada Liga 1 2023/2024, mereka sempat dibantai Barito Putera.
Ketika itu Arema FC harus terusir dari kandang seusai Tragedi Kanjuruhan. Mereka pun terkapar setelah digasak 0-4 oleh Laskar Antasari. Gustavo Toncantins dan Murilo Mendes masing-masing mencetak dua gol.
3. Digasak Sriwijaya FC
Pada tahun 2012, tepatnya ketika Joko Susilo masih menjabat sebagai salah satu asisten pelatih Arema Indonesia, dia juga pernah mengalami hal nahas ketika menghadapi Sriwijaya FC di ajang Liga Super Indonesia.
Ketika itu, Joko Susilo mendampingi Arema FC ketika menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Kanjuruhan. Yang paling nahas, Singo Edan malah dihajar dengan skor 1-6 di hadapan puluhan ribu suporternya sendiri.
Bisa dibilang, ini menjadi salah satu kekalahan terbesar Arema Indonesia pada masa kejayaannya di sepak bola Indonesia, terutama ketika diasuh Joko Susilo.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Alasan Joko Susilo usai Timnas Putri Indonesia Dibantai Thailand 0-7 di Piala AFF 2025
-
Statistik Miris Timnas Putri Indonesia usai Dibantai Thailand, Urgensi PSSI Gelar Liga
-
Hasil Piala AFF Wanita 2025: Skor Akhir 0-7, Timnas Putri Indonesia Luluh Lantak
-
Isa Warps Dkk Dilumat Thailand, Pak Erick Thohir: Katanya Fokus Sama Timnas?
-
Babak Pertama Tragis! Timnas Putri Indonesia Dibombardir 5 Gol oleh Thailand
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Danantara Housing Expo 2026, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Bagi Masyarakat
-
Purbaya Turun Tangan Bantu Korban Tumpahan Minyak Montara NTT 2009, Tak Cuma Janji Ganti Rugi
-
Lima Hektare Lahan Terdampak Karhutla di Labuhanbatu
-
Merdeka Finansial, Bebas Memilih: Refleksi Perempuan Pekerja di HUT ke-81 RI
-
Disiplin Tanpa Nalar: Ketika Sekolah Lebih Sibuk Mengatur daripada Mendidik
-
3 HP Samsung RAM 8 GB Murah Harga Mulai Rp2 Juta, Ini Pilihannya
-
Cetak 9 Juta Talenta Digital: ITSEC Asia Luncurkan Academy Cybersecurity dan AI Berbasis Cyber Range
-
Klaim Menteri LH Jumhur Hidayat Sukses Tekan Angka Kebakaran Hutan, Janji Buka Data
-
Danantara Housing Expo 2026: BRI Tawarkan KPR Dengan Bunga Mulai 2,75%
-
Starting XI Belanda Kelahiran Indonesia Era Kolonial: Lengkap dengan Data Lahir dan Jejak Timnas