Suara.com - Cedera yang dialami Ole Romeny membuat lini depan Timnas Indonesia berpotensi kehilangan salah satu opsi terbaiknya di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Situasi ini bisa membuka peluang bagi pemain keturunan untuk bergabung, dan salah satu nama yang kembali mencuat adalah Ilias Alhaft.
Pemain berusia 28 tahun tersebut saat ini membela Bangkok United, runner-up Liga 1 Thailand 2024/2025.
Menariknya, di klub yang sama ada juga bek kiri Timnas Indonesia, Pratama Arhan.
Hal ini memunculkan spekulasi bahwa Arhan bisa menjadi “jembatan” untuk membujuk Alhaft berseragam Garuda.
Nama Ilias Alhaft sendiri bukan sosok asing bagi publik sepak bola Indonesia.
Pada 2023, ia sempat menjadi sorotan setelah tertangkap kamera membawa bendera Merah Putih saat merayakan promosi Almere City ke Eredivisie.
Kala itu, dalam wawancara dengan Yussa Nugraha di YouTube, Alhaft menyatakan kesediaannya jika suatu saat PSSI mengajaknya memperkuat Timnas Indonesia.
“Tapi, kalau itu (membawa bendera Indonesia di pesta perayaan Almere City) tanda buat saya memperlihatkan bahwa saya terbuka untuk Timnas Indonesia, tentu saya terbuka untuk membela Timnas Indonesia,” ucapnya.
Baca Juga: Postur Tinggi, Insting Tajam: Bisakah Mauro Zijlstra Jadi Mesin Gol Timnas Indonesia?
Meski demikian, hingga dua tahun berselang, belum ada langkah konkret dari PSSI untuk merekrutnya.
Padahal secara statistik, performa Ilias Alhaft cukup kompetitif.
Saat bermain di Liga Armenia bersama FC Noah musim 2023/2024, ia mencatat tujuh gol dan delapan assist dari 34 pertandingan.
Setahun kemudian, bersama SC Cambuur di Liga 2 Belanda, ia menyumbang tiga gol dan satu assist dalam 26 laga.
Kepindahannya ke Bangkok United pada musim panas 2025 membuatnya lebih dekat secara geografis dengan Indonesia.
Hal ini bisa menjadi keuntungan bagi tim kepelatihan Patrick Kluivert untuk memantau langsung penampilannya.
Skenario pemain Timnas membujuk pemain keturunan bukan hal baru.
Sebelumnya, Calvin Verdonk pernah membantu meyakinkan Mees Hilgers dan Ragnar Oratmangoen ikut berperan mendatangkan Ole Romeny.
Jika Pratama Arhan mampu melakukan hal serupa, Ilias Alhaft bisa saja menjadi opsi pengganti Romeny yang absen karena cedera, sekaligus menambah kedalaman lini serang skuad Garuda di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
Justin Hubner: Klub Indonesia yang Itu Mau Gaji Saya Mahal, tapi Saya Tolak
-
Derby Indonesia di Eredivisie Berakhir Dramatis: Justin Hubner Gagal Tundukkan Dean James
-
Cerita Justin Hubner Dikejar Fans Menangis di Jalanan Jakarta: Saya Seperti Ronaldo
-
Breaking News! Jay Idzes Jalani Tes Medis, Sassuolo Unggah Foto Ini
-
Sah Jadi Bek Termahal Timnas Indonesia! Jay Idzes Cetak Sejarah di Serie A
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung