Suara.com - PSIM Yogyakarta meraih kemenangan penting 1-0 atas Persebaya Surabaya pada laga perdana BRI Super League di Liga 1 2025/2026.
Pelatih Jean-Paul van Gastel memuji kontribusi Nermin Haljeta yang bermain penuh energi untuk PSIM Yogyakarta.
“Saya sangat puas dengan penampilan Nermin. Dia bertahan dengan penuh energi. Dia sedikit kurang beruntung di babak pertama dalam penguasaan bola. Namun di babak kedua, dia jauh lebih baik,” kata Van Gastel pada jumpa pers setelah pertandingan, Jumat.
Pelatih PSIM Yogyakarta itu menegaskan Nermin Haljeta berperan sebagai pemain pertama di lini pertahanan dalam strategi Liga 1 2025/2026.
“Namun yang terpenting, yang kami butuhkan adalah bertahan dengan 11 pemain. Dan saya pikir Nermin adalah pemain pertama di lini pertahanan kami,” katanya menambahkan.
Nermin Haljeta merupakan rekrutan PSIM Yogyakarta dari PSM Makassar untuk menghadapi BRI Super League musim ini.
Pada musim lalu di Liga 1, Nermin Haljeta mencetak 16 gol dan dua assists di semua ajang bersama PSM Makassar.
Jean-Paul van Gastel juga menyebut Cahya Supriadi sebagai kiper PSIM Yogyakarta yang memulai serangan tim di Liga 1 2025/2026.
“Begitu pun halnya seorang kiper yang merupakan penyerang paling pertama (dalam tim). Nermin adalah contoh bagaimana kami harus bermain, dan dia memberikan begitu banyak energi,” kata pelatih asal Belanda tersebut.
Baca Juga: Persik Kediri Resmi Rekrut Striker Spanyol Jose Enrique untuk Perkuat Lini Depan
Van Gastel memilih Nermin Haljeta dibandingkan Rafinha karena postur tinggi 1,95 meter yang menguntungkan PSIM Yogyakarta.
“Jadi bagi saya, itulah alasan dia bermain, dan yang kedua, kami punya banyak pemain bertubuh kecil. Jadi kami juga butuh sundulan saat bertahan di situasi bola mati, dan saya sangat mengapresiasi penampilan Nermin,” tambah dia.
Gol tunggal kemenangan PSIM Yogyakarta atas Persebaya dicetak Ezequiel Vidal lewat sundulan di akhir laga Liga 1 2025/2026.
Hasil ini membuat PSIM Yogyakarta menempati posisi kedua klasemen sementara BRI Super League dengan tiga poin.
Pada laga kedua Liga 1 2025/2026, PSIM Yogyakarta akan menjamu Arema FC di Stadion Mandala Krida pada 16 Agustus.
Jean-Paul van Gastel optimistis PSIM Yogyakarta mampu bersaing di lima besar Liga 1 2025/2026.
“Seperti yang sudah saya bilang, ini juga musim pertama saya di Liga 1. Saya tidak menyangka atmosfer sehebat ini. Tapi kami bermain bagus. Saya harap kami bisa masuk lima besar. Saya harap begitu, dan kami yakin,” kata mantan asisten Giovanni van Bronckhorst tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026