Suara.com - Timnas Indonesia tengah semringah setelah salah satu kipernya, Emil Audero, mendapat kode bakal menjadi starter bagi timnya, Cremonese, di Serie A 2025-2026. Kode apa itu?
Sebagaimana diketahui, Emil Audero menyongsong musim 2025-2026 dengan bergabung klub baru, yakni Cremonese.
Kiper pesaing Maarten Paes di Timnas Indonesia ini resmi bergabung tim promosi Serie A Liga Italia tersebut pada bursa transfer musim panas 2025.
Dirangkum dari berbagai sumber, Emil bergabung tim berjuluk La Cremo itu dengan status pinjaman dari Como selama satu musim penuh.
Dalam peminjamannya ini, kiper kelahiran Lombok itu memiliki klausul opsi pembelian yang bisa diaktifkan oleh Cremonese jika dirinya tampil apik.
Sebelum diboyong Cremonese, kiper berusia 28 tahun itu santer diberitakan akan diboyong oleh tim Serie B yang meminjamnya di musim 2024-2025, Palermo.
Tapi Como menilai tawaran yang diberikan Cremonese lebih menarik dan Emil juga tak menolak kesempatan untuk kembali berkiprah di Serie A.
Jelang bergulirnya Serie A 2025-2026, Emil mendapat kode bahwa dirinya akan tampil reguler di kasta teratas Liga Italia tersebut.
Kode ini diberikan oleh Cremonese sendiri setelah merilis skuad dan nomor punggung untuk melakoni Serie A 2025-2026.
Baca Juga: Kevin Diks Isyaratkan Pratama Arhan Masih Penting untuk Timnas Indonesia
Keuntungan bagi Timnas Indonesia
Dilansir dari akun Instagram Cremonese, @uscremonese, Emil Audero mendapatkan nomor punggung 1 untuk berlaga di Serie A 2025-2026.
Biasanya, nomor punggung 1 diberikan kepada kiper yang berstatus kiper pertama atau kiper yang diandalkan oleh tim tersebut.
Dengan nomor punggung 1 tersebut, maka bisa dipastikan jika Emil akan menjadi sosok andalan di bawah mistar Cremonese untuk Serie A 2025-2026.
Sejatinya terpilihnya Emil sebagai kiper utama bukanlah hal mengejutkan. Pasalnya Cremonese memberikan garansi bahwa dirinya akan menjadi andalan saat mendekatinya.
Hal ini dikonfirmasi oleh laporan juru transfer kenamaan Italia, Gianluca Di Marzio, di mana La Cremo menjanjikan Emil sebagai kiper nomor 1 di tim besutan Davide Nicola saat melakukan pendekatan.
“Kesepakatan untuk pemain Indonesia itu akan diselesaikan dalam beberapa jam ke depan, tetapi pilihannya sudah dibuat: ia akan menjadi pemain nomor 1 baru di tim Nicola,” bunyi pernyataan Di Marzio.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil
-
Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon
-
Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos
-
Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital
-
Puan Maharani Jawab Pujian Prabowo: PDIP Siap Bahu-Membahu Dukung Pemerintah Selama Demi Rakyat
-
Mantan Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Masjid, Korban Capai 24 Orang dalam 11 Tahun
-
PT DSI Bisa Jadi Instrumen Perbaikan Tata Kelola Ekspor, Asal Transparan
-
DPR Sayangkan Prabowo Tak Singgung Kesejahteraan Guru di Pidato Kenegaraan