Suara.com - Perbandingan Bojan Hodak vs Katsuhito Kinoshi: Juru Taktik Persib Lebih Mewah
Suara.com – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, bakal beradu taktik dengan pelatih Selangor FC, Katsuhito Kinoshi, saat berjumpa pada ajang AFC Champions League Two (ACL2) musim 2025/2026.
Bojan Hodak dan Katsuhito Kinoshi bakal saling melancarkan taktik dan strategi terbaiknya masing-masing untuk mempertaruhkan nasib Persib Bandung dan Selangor FC di fase penyisihan ACL2.
Sebetulnya, jika dilihat dari segi pengalaman dan prestasinya, Bojan Hodak memang memiliki capaian yang jauh lebih cemerlang dibandingkan pelatih asal Jepang yang kini bertugas bersama Selangor FC tersebut.
Lantas, bagaimana perbandingan prestasi, pencapaian, dan pengalaman antara Bojan Hodak dengan Katsuhito Kinoshi tersebut? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Prestasi Bojan Hodak
Dibandingkan Katsuhito Kinoshi, Bojan Hodak tentu saja memiliki rekam jejak pengalaman dan prestasi yang lebih mentereng di Asia maupun Asia Tenggara. Apalagi, kariernya sudah dimulai di Malaysia sejak 2006 bersama UPB-My Team.
Setelah itu, peelatih asal Kroasia ini berpindah-pindah klub, mulai dari Phnom Penh Crown, Shandong Taishan, Kelantan, Johor Darul Takzim, Penang FC, Timnas Malaysia U-19, PSM Makassar, Kuala Lumpur City FC, hingga Persib Bandung.
Dari semua catatan itu, kariernya cukup bersinar bersama Kelantan karena menghasilkan gelar Liga Super Malaysia 2012, dua Piala FA Malaysia (2012 dan 2013), gelar Piala Malaysia 2012. Sedangkan bersama JDT, dia memenangi gelar Liga Super Malaysia 2014 dan Charity Shield 2015.
Baca Juga: Persib hingga Dewa United Bisa Datangkan Shin Tae-yong? Ini Syaratnya
Bojan Hodak pernah membawa Malaysia U-19 menjuarai Piala AFF U-19 2018, setelah sempat jadi runner-up pada edisi 2017.Sedangkan Kuala Lumpur City FC dibawa menjuara Piala Malaysia 2021, dan runner-up Piala AFC 2022.
Terakhir, bersama Persib Bandung, pelatih berkepala botak itu bisa membawa anak asuhnya menjuarai kompetisi kasta tertinggi secara back-to-back pada edisi 2023/2024 dan 2024/2025.
Prestasi Katsuhito Kinoshi
Dari segi pengalaman, terutama sebagai pelatih kepala, Katsuhito Kinoshi, memang kurang mentereng. Rekam jejak pengalamannya selama ini lebih banyak di area asisten pelatih, alih-alih pelatih kepala.
Juru taktik asal Tokyo itu memang punya sederet pengalaman menjadi asisten pelatih dan pelatih fisik Yokohama FC. Dia juga pernah menduduki dua tugas itu dalam periode yang berbeda bersama Nagoya Grampus.
Setelah itu, Kinoshi sempat berkarier selama enam tahun di klub China, Guangzhou R&F. Di sana, dia membantu sederet nama pelatih ternama seperti Dragan Stojkovic, Giovanni van Bronckhorst, hingga Dejan Goevadarica.
Saat Dragan Stojkovic ditunjuk sebagai pelatih Serbia pada 2021-2024, Kinoshi juga jadi salah satu pelatih yang dibawa menjadi asistennya. Pengalaman-pengalaman seperti inilah yang tak dimiliki Hodak.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Persib hingga Dewa United Bisa Datangkan Shin Tae-yong? Ini Syaratnya
-
Profil Tiga Klub Lawan Persib Bandung di AFC Champions League Two Musim 2025/2026
-
Bek Persib Frans Putros Siap Memberikan yang Terbaik di Fase Grup ACL Two 2025/2026
-
Misi Berat Persib di Kandang Persijap: Bisa Pulang Bawa Poin?
-
Persib Bandung Disegani Pelatih Selangor FC Jelang Bentrokan di ACL 2
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Ditahan Imbang AS Roma, Conte Sebut Nasib Napoli Tergantung pada 13 Laga Sisa
-
Arteta Isyaratkan Peran Baru Bukayo Saka Usai Arsenal Hajar Wigan 4-0 di Piala FA
-
Persib Tertinggal 0-3, Beckham Putra: Saatnya Bangkit dan Buktikan Mental Juara
-
Sassuolo Kalahkan Udinese 2-1, Fabio Grosso Minta Kaki Jay Idzes Cs Tetap Injak Tanah
-
Hasil Serie A Italia: Penyelamatan Krusial Emil Audero Bikin Pemain Genoa Frustasi
-
Inter Menang Dramatis, Legenda Juventus Mencak-mencak ke Chivu dan Bastoni
-
Media Malaysia Tuding Erick Thohir Dalang Aduan ke FIFA soal Skandal 7 Pemain Naturalisasi
-
Jelang Lawan Ratchaburi FC, Bojan Hodak Perbaiki Penyelesaian Akhir
-
Bak Roller Coaster, Atletico Madrid Kini Giliran Kalah Telak dari Rayo Vallecano
-
Debut Tak Istimewa Mauro Zijlstra, Ini Kata Asisten Pelatih Persija Jakarta