- Napoli ditahan imbang AS Roma 2-2 di Serie A; pelatih Conte merasa tim pantas menang.
- Alisson Santos mencetak gol penyeimbang dramatis di pengujung laga setelah Napoli dua kali tertinggal.
- Conte terharu dukungan suporter di tengah badai cedera; fokus kini pada 13 laga sisa.
Suara.com - Pelatih Napoli Antonio Conte menilai anak asuhnya pantas meraih kemenangan saat ditahan imbang AS Roma 2-2 pada lanjutan Serie A di Stadion Diego Armando Maradona.
Dalam pertandingan sengit itu, Napoli harus dua kali tertinggal akibat gol Donyell Malen. Namun, Partenopei menunjukkan mental kuat.
Gol Leonardo Spinazzola yang berbelok arah sempat memperkecil ketertinggalan, sebelum rekrutan Januari, Alisson Santos, mencetak gol penyeimbang dramatis di pengujung laga berkat kombinasi apik dengan Giovane.
“Jika ini pertandingan tinju, kami akan menang angka,” ujar Conte kepada DAZN Italia.
Ia menilai kedua tim bermain dengan pressing tinggi dan tempo cepat.
“Itu laga dengan gaya Inggris. Intensitasnya luar biasa dan tidak mudah dimainkan,” tambahnya.
Sebelum laga dimulai, suporter Napoli membentangkan spanduk dukungan besar di tengah badai cedera yang menimpa tim musim ini.
Conte mengaku terharu dengan dukungan tersebut.
“Tidak mudah bagi fans untuk memahami apa yang kami lakukan musim ini. Mereka melihat kami berjuang dan menghormati seragam serta kota ini. Itu pesan luar biasa bagi para pemain,” kata mantan pelatih Juventus dan Inter itu.
Baca Juga: Sassuolo Kalahkan Udinese 2-1, Fabio Grosso Minta Kaki Jay Idzes Cs Tetap Injak Tanah
Hasil imbang ini membuat persaingan papan atas Serie A semakin ketat. Conte menegaskan nasib Napoli di kompetisi Eropa musim depan akan ditentukan dalam 13 pertandingan tersisa.
“Kami sedang membangun masa depan dalam 13 laga ke depan. Kompetisi Eropa apa yang akan kami mainkan musim depan tergantung pada apa yang kami lakukan sekarang,” tegasnya.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Sassuolo Kalahkan Udinese 2-1, Fabio Grosso Minta Kaki Jay Idzes Cs Tetap Injak Tanah
-
Hasil Serie A Italia: Penyelamatan Krusial Emil Audero Bikin Pemain Genoa Frustasi
-
Inter Milan vs Juventus: Awas Yildiz dan Conceicao, Chivu Ditantang Berani Ambil Resiko
-
Diprediksi Dipimpin Wasit Ini, Inter Bakal Mudah Kalahkan Juventus di Derby dItalia
-
Prediksi Inter Milan vs Juventus: Eks Anak Asuh John Herdman Bisa Jadi Pembeda
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman
-
Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!
-
Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Lionel Scaloni Bantah Argentina Diuntungkan Wasit di Piala Dunia 2026: Jangan Percaya Media Sosial
-
Gol Cristiano Ronaldo saat Portugal Kalahkan Kroasia Akhiri Kutukan 20 Tahun di Piala Dunia
-
Ronaldo Cetak Sejarah Baru Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia