Suara.com - Adu gaji Jay Idzes dan Emil Audero di Serie A Italia menarik untuk diulas.
Keduanya sama-sama membela klub kasta tertinggi Liga Italia pada musim 2025/2026.
Namun, ternyata pendapatan kedua bintang Timnas Indonesia ini berbeda cukup jauh.
Jay Idzes baru saja pindah dari Venezia ke Sassuolo setelah klub lamanya terdegradasi.
Ia didatangkan dengan nilai transfer 8 juta euro atau sekitar Rp151 miliar.
Kontrak panjang hingga 2029 menegaskan Idzes diproyeksikan sebagai pilar penting Sassuolo.
Dilansir dari Tuttomercato, bek berusia 24 tahun itu kini digaji 1,1 juta euro per tahun.
Nominal tersebut setara Rp20,8 miliar, meningkat tajam dari gajinya di Venezia.
Sebelumnya, Idzes hanya menerima sekitar 300 ribu euro per tahun atau Rp5,6 miliar.
Baca Juga: Selangkah Lagi! Jay Idzes Bakal Jadi Rekan Setim Eks Manchester United
Kenaikan itu membuat Idzes kini masuk jajaran pemain inti dengan bayaran tinggi di Sassuolo.
Apalagi, transfernya tercatat sebagai bek termahal yang pernah direkrut klub tersebut.
Ini menunjukkan betapa besar kepercayaan manajemen terhadap kualitas sang kapten Garuda.
Di sisi lain, Emil Audero juga berganti klub pada musim panas 2025.
Ia kini membela Cremonese dengan status pinjaman setelah musim lalu bersama Como 1907.
Meski belum ada data resmi, gajinya diperkirakan tidak jauh dari kontrak lamanya.
Saat di Como, Emil Audero menerima sekitar 1,67 juta euro per tahun.
Jika angka itu dipertahankan di Cremonese, berarti Emil masih lebih unggul dari Idzes.
Total gajinya setara Rp31,9 miliar per musim, lebih besar sekitar 11 miliar rupiah.
Meski begitu, posisi keduanya tetap strategis untuk Timnas Indonesia.
Idzes akan jadi tembok pertahanan di Serie A, sementara Emil menjaga gawang Cremonese.
Kehadiran mereka di level tertinggi sepak bola Italia jelas mengangkat citra sepak bola Indonesia.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Tersingkir oleh Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Kirim Sinyal Perang Rebut Posisi Utama
-
Andritany Geleng-geleng Persija Bisa Menang Lawan MU di Ternate
-
Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Banding Ditolak UEFA, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Inter, Gaji Jens Petter Hauge di Bawah Rata-rata Gaji Pemain Liga 1
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions
-
Tak Seperti Oknum Suporter di Indonesia, Begini Cara Ekstrem Ultras Klub Italia Kalau Marah
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026