Suara.com - Bek tengah FC Twente, Mees Hilgers, resmi mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia pada jeda internasional bulan September mendatang.
Pemain berusia 24 tahun itu akan ambil bagian dalam dua laga uji coba melawan Kuwait dan Lebanon.
PSSI memastikan bahwa Hilgers masuk dalam daftar pemain yang dipanggil untuk agenda internasional.
Kedua laga uji coba akan digelar di Indonesia, masing-masing pada 5 September melawan Kuwait dan 8 September kontra Lebanon.
Jika tampil dalam kedua pertandingan itu, Hilgers akan mencatatkan penampilan keenamnya bersama Timnas Indonesia.
Sejak menjalani debut internasionalnya tahun lalu, sang bek langsung menjadi salah satu pemain naturalisasi yang diharapkan bisa memperkokoh lini pertahanan skuad Garuda.
Pemanggilan Hilgers ke Timnas Indonesia ini jadi sorotan media di Belanda.
Menurut salah satu media Belanda, kondisi Hilgers di level klub sedang tidak ideal.
"Dalam sebulan terakhir, ia tidak lagi masuk dalam rencana pelatih FC Twente, Joseph Oosting," ulas twentefans.nl
Baca Juga: Calon Pengganti Ole Romeny Tiba di Jakarta! Langsung Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday?
Bahkan, pada dua laga terakhir Eredivisie melawan PEC Zwolle dan PSV, namanya tidak tercantum dalam daftar skuad.
Pelatih Oosting menegaskan bahwa selama Hilgers masih membuka peluang untuk pindah klub, dirinya memilih tidak mengandalkan sang bek.
Sementara itu, direktur teknik Twente, Jan Streuer, menyebutkan hingga kini belum ada tawaran konkret yang masuk untuk Hilgers, meski sang pemain sudah menyampaikan keinginan hengkang sejak awal musim panas.
Hilgers sendiri hanya memiliki kontrak tersisa satu tahun bersama Twente.
Jika tidak ada perpanjangan atau transfer di musim panas ini, klub asal Belanda itu berisiko kehilangan sang pemain secara gratis pada akhir musim 2025.
Meski situasinya di klub kurang menguntungkan, Hilgers tetap mendapat kepercayaan dari pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
Dengan postur 184 cm dan gaya bermain agresif, Hilgers dipandang sebagai sosok penting untuk menjaga lini belakang Garuda, terutama menghadapi lawan-lawan Asia Barat yang memiliki fisik kuat.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Gilas Putri Garut Lima Gol, Akademi Persib Bandung Juara HSL All-Stars
-
Akademi Persib Bandung vs Putri Garut, Derbi Jawa Barat di Final HLS All-Stars U-18 2026!
-
Dua Gol di Extra Time! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Kenapa Wasit Untungkan Lionel Messi Cs? Paredes Kartu Kuning, Embolo Malah Kartu Merah
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Swiss Main 10 Orang! Messi Mandul, Argentina Dipaksa Main hingga Perpanjangan Waktu
-
Intip Bisnis Unik Erling Haaland, Raup Cuan Miliaran di Luar Gaji
-
Mati 7 Menit Lalu Hidup Lagi, Sisi Lain Pelatih Norwegia Stale Solbakken
-
Argentina Unggul Cepat! Sundulan Mac Allister Bawa Albiceleste Robek Gawang Swiss