Suara.com - Mesin naturalisasi PSSI sepertinya belum akan berhenti dalam waktu dekat. Tepat saat proses Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra mulai memasuki babak-babak krusial, radar federasi dilaporkan sudah mengunci tiga target baru.
Dan ini bukan nama-nama sembarangan. Kabar yang beredar menyebutkan tiga nama baru, tiga profil mengerikan dari tiga level berbeda, kini masuk dalam daftar belanja PSSI.
Mereka adalah Jenson Seelt (Sunderland), Dean Zandbergen (VVV Venlo), dan Tristan Gooijer (Ajax Amsterdam).
Jika proses ini berjalan mulus, ketiganya berpotensi menjadi gelombang kekuatan baru yang akan membuat skuad Timnas Indonesia semakin solid dan menakutkan di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Nama pertama yang membuat dahi berkerut adalah Jenson Seelt. Bek tengah berusia 21 tahun ini bukan bermain di liga biasa, melainkan di panggung paling glamor di dunia: Premier League, bersama Sunderland.
Jebolan akademi PSV ini baru saja melakoni debutnya di pekan perdana musim 2025/2026, tampil sebagai starter dan membantu timnya meraih clean sheet dengan kemenangan 3-0 atas West Ham.
Dengan postur jangkung dan darah Ambon yang mengalir di tubuhnya, Seelt adalah prototipe bek modern yang tangguh dalam duel udara dan lugas dalam bertahan.
Kehadirannya bisa menjadi tembok raksasa baru di jantung pertahanan Garuda.
Bergeser ke lini depan, ada nama Dean Zandbergen. Penyerang berusia 23 tahun ini adalah jawaban atas kerinduan Timnas akan sosok target man sejati.
Baca Juga: Marc Klok dan Beckham Putra ke Timnas Indonesia, Ini Reaksi Bojan Hodak
Bermain untuk VVV Venlo, ia memiliki postur monster setinggi 188 cm.
Bukan cuma soal tinggi badan, data dari FotMob menunjukkan ia punya catatan duel udara yang impresif, dengan tingkat kesuksesan mencapai 51,8 persen.
Bayangkan umpan-umpan silang Timnas disambut oleh monster udara sepertinya.
Pengalamannya bersama Sparta Rotterdam dan Dordrecht juga menjadi bukti bahwa ia sudah matang di kompetisi Belanda.
Melengkapi trio ini adalah sang talenta serbabisa dari Ajax, Tristan Gooijer.
Di usianya yang baru 20 tahun, pemain Jong Ajax ini adalah aset berharga yang bisa menjadi "pisau lipat Swiss" bagi pelatih Patrick Kluivert.
Fleksibilitasnya luar biasa. Ia bisa diplot sebagai bek kanan, bek tengah, hingga gelandang bertahan dengan sama baiknya.
Kemampuan bermain di banyak posisi seperti ini adalah kemewahan yang sangat dibutuhkan dalam sepak bola modern.
Jika PSSI berhasil meyakinkan dan menuntaskan proses naturalisasi ketiga pemain ini, kedalaman skuad Timnas Indonesia akan mencapai level yang belum pernah terbayangkan sebelumnya.
Ini bukan lagi sekadar mimpi, tapi sebuah proyek serius untuk membangun tim yang benar-benar siap mengguncang Asia.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Viral Anak Bacok Ayah di Deli Serdang, Polisi Amankan Pelaku
-
Membongkar Jual-Beli Kursi Maba Unsoed: Dari 73 Kuota hingga Mahar Rp650 Juta
-
Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dan Puluhan Musisi di De Tjolomadoe
-
Perkuat Pencegahan Karhutla, Mendagri Tito Tekankan Keterlibatan Pemda Hingga Tingkat Desa
-
Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?
-
Adriana Elisabet: Separatisme Papua Berawal dari Keluhan yang Tak Direspons Pemerintah
-
Kisah Ustazah Mona: Ibu Bhayangkari Sekaligus Guru PAI yang Siap Harumkan Nama di MTQ Nasional
-
Keluar Modal Gede, DSI Tak Mungkin Jadi Perusahaan Rugi
-
Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026
-
Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif