Suara.com - Di tengah penantian dan spekulasi, sebuah foto tiba-tiba muncul dan membuat geger jagat maya sepak bola Indonesia.
Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, mengunggah momen kedatangan Mauro Zijlstra, calon mesin gol baru Timnas Indonesia, yang sudah menginjakkan kaki di Tanah Air.
Kehadiran striker ganas FC Volendam ini sontak memantik satu pertanyaan besar: apakah ini jawaban atas krisis mini di lini depan Timnas Indonesia?
Mungkinkah ia disiapkan sebagai pengganti Ole Romeny dan langsung melakoni debut di FIFA Matchday September melawan Kuwait dan Lebanon?
Spekulasi liar ini langsung menyebar. Sebab, kedatangan Zijlstra yang terkesan mendadak ini terjadi di momen yang sangat krusial.
Timnas senior butuh amunisi, sementara Timnas U-23 juga akan berjuang di Kualifikasi Piala Asia U-23 2025 pada 3-9 September mendatang.
Mengingat usianya yang baru 20 tahun, proyeksi awal memang menempatkan Zijlstra di skuad U-23 asuhan Gerald Vanenburg.
Namun, dalam sepak bola, segala kemungkinan bisa terjadi, terutama jika proses naturalisasinya bisa dikebut.
Kedatangan Zijlstra ke Jakarta ini sendiri merupakan sinyal kuat dari PSSI bahwa mereka tidak main-main.
Baca Juga: Breaking News! Berikut 27 Nama Timnas Indonesia untuk Hadapi Kuwait dan Lebanon
Ini adalah langkah strategis untuk mempercepat maraton birokrasi yang harus dilalui.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa proses administrasi Zijlstra sudah berjalan cukup jauh.
Surat-menyurat, termasuk restu krusial dari orang tua, dilaporkan sudah beres.
Tahap selanjutnya adalah perjalanan berkas ke Kemenpora, Kemenkumham, hingga Istana Presiden, sebelum akhirnya "diketok palu" di DPR RI.
Erick Thohir sendiri, dalam sebuah kesempatan, memberikan update terkini mengenai posisi berkas sang pemain.
"Seperti yang kemarin Mauro, Bapak Presiden sudah kirim ke DPR. Cuma karena DPR sudah reses, jadi nanti kita akan mengusulkan bersama-sama dengan tambahan dua pemain lain," jelas Erick, di kanal YouTube Bola Bung Binder, dikutip Jumat (22/8/2025).
Dengan Zijlstra kini berada langsung di Indonesia, PSSI berharap bisa memangkas waktu.
Proses seperti wawancara dengan pihak pemerintah dan penyelesaian berkas-berkas lainnya diharapkan bisa berjalan lebih lancar dan cepat.
Jadi, apakah ia akan langsung mengenakan seragam Merah Putih bulan depan? Mungkin terlalu dini untuk berspekulasi.
Tapi satu hal yang pasti, kehadirannya di Jakarta adalah sebuah deklarasi bahwa babak baru untuk lini serang Timnas Indonesia akan segera dimulai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
PSG Bantai Klub Dasar Klasemen 3-0, Luis Enrique Merendah
-
Alasan Alvaro Arbeloa usai Real Madrid Dipermalukan Osasuna
-
Mikel Arteta 'Usir' Pemain Arsenal Bermental Ciut
-
Bomber Persija Asal Maroko Ketiban Berkah Saat Ramadan, Kenapa?
-
Pengakuan Jujur Shayne Pattynama Soal Ramadan di Indonesia: Saya Sudah...
-
Media Vietnam Klaim Pemain Naturalisasinya Lebih Kompak Dibanding Timnas Indonesia
-
Carlos Pena Nilai Persita Layak Dapat Poin Meski Kalah dari Persib
-
Ini Alasan Persib Kosongkan Tribun Selatan dan VBS GBLA
-
Ogah Seperti Persib, Dewa United Pasang Target Tinggi di AFC Challenge League
-
Persib Tutup Tribun Selatan GBLA Akibat Kericuhan ACL 2, Manajemen Ambil Tindakan Sangat Tegas