Suara.com - Thom Haye kini menjadi perbincangan utama di bursa transfer setelah resmi berstatus bebas klub.
Gelandang Timnas Indonesia ini dilepas Almere City pada 1 Juli 2025 sehingga namanya langsung masuk radar sejumlah tim.
Persib Bandung disebut menjadi kandidat terkuat yang menginginkan tanda tangan Thom Haye untuk musim 2025/2026.
Nama Thom Haye memang cocok dengan gaya permainan Persib Bandung yang sedang membangun skuad dengan banyak pemain keturunan Timnas Indonesia.
Meski begitu, jalan Persib Bandung tidak akan mudah karena Bangkok United dari Liga Thailand juga ikut meminatinya. Thailand - Jakarta hanya ditempuh dalam waktu 3 jam 35 menit naik pesawat.
Bangkok United melihat Thom Haye sebagai tambahan berkelas di lini tengah sekaligus bisa memperkuat koneksi dengan pemain Timnas Indonesia lain.
Kabar minat kedua klub ini pertama kali mencuat dari laporan akun transfer sepak bola yang membagikan informasi soal status Thom Haye.
Selama memperkuat Almere City, Thom Haye mencatat 30 penampilan dan menorehkan dua asis meski timnya harus berpisah dengannya.
Konsistensi Thom Haye di lapangan membuat dirinya tetap diminati klub besar meskipun statusnya kini tanpa tim.
Baca Juga: MU Buang, Napoli Tampung: Rasmus Hojlund Bakal Jadi Lukaku Jilid Dua?
Publik sepak bola Indonesia sangat menunggu apakah Thom Haye akan memilih Persib Bandung atau Bangkok United.
Jika memilih Persib Bandung, Thom Haye akan mengikuti jejak Jordi Amat, Rafael Struick, dan Jens Raven yang lebih dulu merumput di kompetisi Super League.
Ketiganya membuktikan bahwa pemain keturunan Timnas Indonesia bisa tampil konsisten di level tertinggi sepak bola nasional.
Namun jika Thom Haye menerima tawaran Bangkok United, peluang besar terbuka baginya untuk bertemu kembali dengan kompatriot Timnas Indonesia.
Di Liga Thailand, sudah ada nama Pratama Arhan di Bangkok United yang bisa menjadi rekan satu tim Thom Haye.
Selain itu, terdapat Asnawi Mangkualam di Port FC serta Shayne Pattynama dan Sandy Walsh di Buriram United.
Hal ini menunjukkan bahwa Liga Thailand juga semakin menjadi tujuan utama pemain Timnas Indonesia untuk mengembangkan karier.
Persib Bandung tentu berharap Thom Haye bisa bergabung agar memperkuat ambisi mereka merebut gelar musim depan.
Bangkok United pun tidak kalah serius karena mereka tengah menata skuad untuk bersaing di kompetisi domestik maupun level Asia.
Bagi Thom Haye, keputusan memilih klub berikutnya akan sangat menentukan arah kariernya di masa depan.
Sebagai gelandang berusia 30 tahun, kesempatan bermain reguler di klub yang tepat menjadi faktor penting.
Persib Bandung dapat menawarkan dukungan suporter besar serta kesempatan tampil di Super League yang semakin kompetitif.
Bangkok United menawarkan pengalaman internasional dan peluang berkarier di Liga Thailand yang dikenal atraktif.
Status Thom Haye sebagai pemain Timnas Indonesia membuat setiap langkahnya menjadi sorotan publik sepak bola nasional.
Bursa transfer kali ini benar-benar menjadikan nama Thom Haye sebagai salah satu yang paling hangat diperbincangkan.
Kedua klub, baik Persib Bandung maupun Bangkok United, akan bersaing ketat untuk mendapatkan jasanya.
Pilihan akhir tetap ada di tangan Thom Haye yang akan menimbang faktor kenyamanan, tantangan, dan prospek jangka panjang.
Apapun pilihannya, baik tetap di Asia Tenggara atau kembali ke Eropa, Thom Haye diyakini tetap mampu tampil konsisten.
Kini para pendukung Timnas Indonesia menunggu dengan penuh antusias ke mana langkah sang gelandang berikutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Julian Villa Menggila, Borneo FC Hajar Arema FC 3-1 di Segiri
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam