- Pelatih Mikel Arteta harus putar otak meracik strategi dan tim.
- Cedera Bukayo Saka menjadi pukulan bagi momentum awal Arsenal.
- Arsenal hadapi krisis cedera pemain kunci jelang laga penting.
Suara.com - Arsenal harus menghadapi situasi sulit di awal musim Liga Inggris 2025 setelah kabar buruk datang dari bintang mereka, Bukayo Saka.
Winger andalan berusia 23 tahun itu dipastikan absen selama sekitar satu bulan akibat cedera hamstring yang dideritanya ketika menghadapi Leeds United.
Cedera Bukayo Saka ini menjadi pukulan telak bagi Arsenal yang tengah dalam performa impresif di awal kompetisi.
Dalam dua laga perdana Liga Inggris 2025, pasukan Mikel Arteta mampu mengamankan kemenangan atas Manchester United dan Leeds United.
Kemenangan tipis 1-0 atas Man United di Old Trafford menjadi sinyal kuat bahwa Arsenal siap bersaing memperebutkan gelar musim ini.
Tak berhenti di situ, pesta lima gol tanpa balas ke gawang Leeds United membuat tim London Utara ini langsung menempati posisi puncak klasemen.
Enam poin dari dua pertandingan membuat Arsenal berada di urutan pertama, meski hanya unggul selisih gol dari Tottenham Hotspur.
Sayangnya, euforia kemenangan besar tersebut harus dibayar mahal dengan cedera Bukayo Saka.
Absennya Bukayo Saka hingga empat pekan membuatnya dipastikan tidak tampil saat Arsenal menantang Liverpool di Anfield pada 31 Agustus 2025.
Baca Juga: Telepon Rahasia Jadi Kunci Eberechi Eze Tolak Tottenham Pilih Arsenal
Bagi Mikel Arteta, kehilangan salah satu pemain kunci di laga penting jelas menjadi kerugian besar.
Apalagi Bukayo Saka sudah mencatatkan satu gol dan menjadi motor serangan utama Arsenal di dua pekan awal Liga Inggris 2025.
Namun Mikel Arteta masih punya sejumlah opsi untuk menutupi lubang di sektor sayap kanan.
Salah satunya adalah Noni Madueke, rekrutan anyar dari Chelsea yang memiliki posisi natural sebagai winger kanan.
Selain itu, Arteta juga bisa memaksimalkan Leandro Trossard atau Gabriel Martinelli untuk menambah variasi serangan.
Tidak hanya itu, Eberechi Eze yang baru didatangkan musim panas ini juga bisa memberikan solusi di lini depan Arsenal.
Selain Bukayo Saka, Arsenal juga harus cemas karena kapten tim, Martin Odegaard, mengalami cedera bahu ketika melawan Leeds United.
Meski tingkat keparahan cederanya belum dipastikan, gelandang berusia 26 tahun itu diragukan bisa tampil saat bertemu Liverpool.
Kondisi ini menambah daftar cedera Arsenal yang sudah lebih dulu kehilangan Gabriel Jesus dan Kai Havertz.
Situasi ini jelas membuat Mikel Arteta harus memutar otak agar keseimbangan tim tetap terjaga.
Krisis pemain ini muncul di saat Arsenal sedang berusaha menjaga momentum kemenangan di awal Liga Inggris 2025.
Jika berhasil mengatasi badai cedera ini, Arsenal bisa semakin menunjukkan kedewasaan dalam persaingan menuju gelar juara.
Laga melawan Liverpool akan menjadi ujian berat, sebab tim asuhan Jurgen Klopp dikenal tangguh saat bermain di Anfield.
Absennya Bukayo Saka bisa menjadi celah bagi lawan, sehingga Arteta dituntut kreatif dalam meramu strategi.
Sebagai catatan, Arsenal terakhir kali menjuarai Liga Inggris pada musim 2003-2004, saat era "The Invincibles".
Sejak saat itu, mereka kerap gagal bersaing konsisten meskipun sempat beberapa kali berada di papan atas klasemen.
Musim lalu, Arsenal juga sempat memimpin klasemen sebelum akhirnya disalip oleh Manchester City menjelang akhir musim.
Karena itu, musim Liga Inggris 2025 dianggap sebagai kesempatan emas bagi Mikel Arteta dan skuadnya untuk memutus dahaga gelar.
Meski diterpa badai cedera, semangat juang Arsenal diyakini tetap terjaga untuk membuktikan diri di papan atas.
Konsistensi di laga-laga penting akan menjadi kunci apakah Arsenal mampu bertahan sebagai kandidat juara musim ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Pesta Gol 5-0 Persib Bandung Atas Madura United Jadi Modal Berharga Beckham Putra Tatap Gelar Juara
-
Rating Calvin Verdonk dan Aksi Heroik Lille OSC Balikkan Keadaan Lawan Crvena Zvezda di Liga Europa
-
Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II
-
Maarten Paes: Jadi Kiper Utama Ajax Terbuka, Saya Harus Asah Kemampuan
-
Calvin Verdonk Bawa Lille Lolos Babak 16 Besar Liga Europa
-
Julian Villa Menggila, Borneo FC Hajar Arema FC 3-1 di Segiri
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026