Dalam enam tahun, Alexander Zwiers membawa Yordania lolos untuk pertama kalinya ke Piala Dunia 2026.
Selain itu, Yordania juga menembus final Piala Asia 2023 yang menjadi pencapaian bersejarah.
Rekam jejak ini membuat PSSI 2025 yakin memilihnya sebagai arsitek pembinaan sepak bola nasional.
Ikatan Alexander Zwiers dengan Indonesia
Selain pengalaman internasional, Alexander Zwiers memiliki hubungan personal dengan Indonesia.
Istrinya merupakan warga negara Indonesia dan mereka sudah menikah lebih dari 25 tahun.
Bahkan, ia sempat tinggal selama empat tahun di Lippo Karawaci, Tangerang.
Kedekatan personal ini membuat Zwiers dianggap lebih memahami kultur masyarakat dan sepak bola Indonesia.
Sebagai Direktur Teknik PSSI, Zwiers mengemban misi besar untuk memperkuat fondasi pembinaan.
Baca Juga: Kontras Pernyataan Dirtek Baru PSSI dan Erick Thohir: Fokus Jangka Panjang vs Fokus Timnas
Ia ditugaskan menyusun kurikulum dari usia dini hingga senior agar jalur pembinaan pemain muda lebih jelas.
Selain itu, ia juga diminta memperkuat sistem lisensi pelatih agar sesuai standar internasional.
Alexander Zwiers juga harus menyelaraskan piramida tim nasional demi memperkuat prestasi jangka panjang.
Salah satu target utamanya adalah memperbarui cetak biru sepak bola Indonesia menuju 2045.
Dalam periode 100 hari pertamanya di PSSI 2025, Zwiers sudah menyiapkan rencana cepat.
Langkah awal yang akan ia lakukan adalah melakukan audit program pembinaan pemain di seluruh Indonesia.
Ia juga akan mendata pelatih, merevisi kurikulum, hingga menyiapkan quick win untuk timnas kelompok umur.
Strategi ini diyakini menjadi pondasi penting untuk mengukur kinerja awal Alexander Zwiers.
Dengan pengalaman panjang di Eropa dan Asia, Zwiers dipandang mampu membawa perubahan nyata.
Masyarakat berharap Direktur Teknik PSSI ini bisa menghadirkan sistem yang modern dan terstruktur.
Jika berhasil, generasi emas sepak bola Indonesia di masa depan akan lebih terjamin.
Kehadirannya menjadi momentum penting untuk memperbaiki jalur pembinaan pemain muda yang selama ini dinilai belum optimal.
Langkah besar ini diharapkan membuat PSSI 2025 semakin siap menghadapi persaingan internasional.
Timeline Karier Alexander Zwiers
1990-an akhir – 2005: Membina akademi lokal di Belanda.
2005 – 2015: Pelatih dan koordinator teknis di akademi klub Belanda.
2015 – 2019: Konsultan KNVB untuk pengembangan akademi dan lisensi pelatih.
2019 – 2025: Direktur Teknik Jordan FA dengan prestasi Piala Dunia 2026 dan finalis Piala Asia 2023.
2025 – 2029: Direktur Teknik PSSI dengan kontrak empat tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gilas Putri Garut Lima Gol, Akademi Persib Bandung Juara HSL All-Stars
-
Akademi Persib Bandung vs Putri Garut, Derbi Jawa Barat di Final HLS All-Stars U-18 2026!
-
Dua Gol di Extra Time! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Kenapa Wasit Untungkan Lionel Messi Cs? Paredes Kartu Kuning, Embolo Malah Kartu Merah
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Swiss Main 10 Orang! Messi Mandul, Argentina Dipaksa Main hingga Perpanjangan Waktu
-
Intip Bisnis Unik Erling Haaland, Raup Cuan Miliaran di Luar Gaji
-
Mati 7 Menit Lalu Hidup Lagi, Sisi Lain Pelatih Norwegia Stale Solbakken
-
Argentina Unggul Cepat! Sundulan Mac Allister Bawa Albiceleste Robek Gawang Swiss
-
Terkuak! Titik Lemah Penalti Lionel Messi: Sisi Kanan Jadi Kutukan