- Bruno Fernandes dinilai bukan sosok kapten ideal oleh Roy Keane.
- Roy Keane juga kritik pedas kinerja Bruno Fernandes.
Suara.com - Legenda Manchester United, Roy Keane, kembali melontarkan kritik pedas terhadap kapten Setan Merah, Bruno Fernandes.
Menurut Roy Keane, Bruno Fernandes tidak layak menjadi pemimpin di lapangan, bahkan menyindir kinerja manajer Ruben Amorim yang dianggap belum memberi dampak nyata sejak mengambil alih tim pada November lalu.
Keane menyoroti kegagalan Fernandes saat mengeksekusi penalti dalam hasil imbang 1-1 melawan Fulham akhir pekan lalu.
Fernandes sempat mengeluh karena wasit Chris Kavanagh tidak meminta maaf setelah bertabrakan dengannya sebelum eksekusi penalti.
Namun, bagi Keane, alasan itu hanya menutupi kelemahan mental seorang pemimpin.
“Dia tidak akan berubah sekarang. Usianya sudah tidak muda lagi dan sifat-sifat itu akan selalu terlihat. Kalau dia kapten, itu bukan hal yang bagus,” kata Keane di acara The Overlap.
Mantan kapten United itu juga menilai Fernandes sering membiarkan emosi pribadi berlarut-larut hingga memengaruhi penampilannya.
“Kalau ada masalah dalam latihan, dia membawanya sampai berhari-hari. Seorang pemimpin sejati harus bisa cepat melupakan dan fokus pada pertandingan berikutnya,” tegas Keane.
Kritik untuk Ruben Amorim
Baca Juga: Ruben Amorim Sindir Sikap Pemain Manchester United saat Dihajar Tim Divisi 4
Tak hanya Fernandes, Roy Keane juga menyoroti Ruben Amorim yang belum mampu memberikan identitas kuat bagi Manchester United.
Menurutnya, meskipun baru beberapa bulan melatih, seharusnya manajer bisa langsung memberi pengaruh, baik lewat gaya main maupun kepemimpinan.
“Contohnya Thomas Frank di Tottenham. Baru masuk, dua laga langsung menang, terlihat efek dari kepribadian dan cara komunikasinya. Di United, saya tidak melihat itu dari Amorim,” ujar Keane.
Keane bahkan menyebut dirinya yakin bisa mendapatkan respons lebih baik dari skuad United jika diberi kesempatan melatih.
“Seperti kata Bill Shankly, kamu ingin pemain siap tampil setiap pekan. Dengan United sekarang, terlalu sering naik turun, tidak konsisten,” imbuhnya.
Menurut Keane, Amorim juga membuat beberapa keputusan aneh, terutama dengan sering mengganti-ganti full-back.
Ia menyinggung statistik musim lalu yang menunjukkan rapuhnya pertahanan dan buruknya rekor kandang United.
Kritik Keane datang di tengah periode sulit Manchester United.
Setelah ditahan imbang Fulham, United kembali dipermalukan usai tersingkir di Carabao Cup melawan tim divisi bawah, Grimsby Town.
Hasil ini semakin menambah tekanan bagi Amorim yang sedang berusaha membangun ulang skuad.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Ruben Amorim Sindir Sikap Pemain Manchester United saat Dihajar Tim Divisi 4
-
Pecundangi Manchester United, Harga Skuad Grimsby Town Lebih Rendah dari Persib Bandung
-
MU Disingkirkan Klub Kasta Keempat, Ini Komentar Lemas Ruben Amorim
-
Kejutan di Carabao Cup: Manchester United Dipermalukan Tim Divisi 4 Lewat Adu Penalti
-
48 Jam Menentukan: Wonderkid MU Bakal Merapat ke Real Madrid?
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Begini Strategi Rebranding Emiten Bank BCIC
-
3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
-
IHSG Masih Bergerak di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau ASGR
-
Wajib Punya! 5 Parfum Vanilla-Floral Lokal & Mewah yang Bikin Jatuh Cinta
-
Sering Tertukar? Ini Cara Mudah Membedakan Soal Cerita KPK dan FPB dalam Matematika
-
Sejumlah Pejabat Polda Riau Dimutasi, Karo SDM hingga 3 Kapolres
-
Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Tembus US$90 Lagi
-
Terdampak Kabut Asap, Penerbangan Bandara Tjilik Riwut Lumpuh
-
Profil Gus Kikin, Ketum Baru PBNU: Pewaris Sanad Hasyim Asyari hingga Pengusaha
-
Profil KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin): Silsilah, Karier, dan Gurita Bisnis