- Tragedi kematian Affan Kurniawan akibat dilindas rantis Brimob memicu kemarahan publik sepak bola dunia.
- Marseille tidak hanya mengenang Affan, tetapi juga menyebut nama dua korban lain
- Polri melalui Divisi Propam merilis tujuh nama anggota Brimob yang terlibat dalam insiden tersebut
Suara.com - Klub asal Prancis, Olympique Marseille soroti kematian Affan Kurniawan pengemudi ojol yang dilindas pakai mobil rantis Brimob. Tentu saja hal ini memalukan karena insiden ini jadi sorotan luar negeri.
Affan Kurniawan menghembuskan nafas terakhir usai kejadian itu, kamis (28/8/2025). Kejadian itu membuat masyarakat terutama sesama pengemudi ojol marah sampai melakukan perlawanan.
Markas Brimob yang berada di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat diserbu pengemudi ojol.
Atas kejadian ini tentu banyak reaksi dari berbagai kalangan.
Di sepak bola, bukan hanya pemain Indonesia saja, tetapi sudah sampai ke luar negeri.
Olympique Marseille salah satunya. Tim asal Prancis itu mengenang Affan.
Bukan cuma Affan tetapi juga Gamma Rizkynata Oktafandy dan Umar Amarudin. Mereka juga diduga korban pengeroyokan polisi.
"Gamma. Affan Kurniawan. Moh. Umar Amarudin," tulis Marseille yang menampilkan foto gelandang Pierre-Emile Hojbjerg sedang hormat.
Postingan ini pun mendapat respon positif dari netizen Indonesia. Tercatat ada 1060 tanda suka di postingan tersebut.
Baca Juga: Dari Hujan Deras Hingga Reda, Tak Surutkan Massa untuk Duduki Gedung DPR Malam Ini
"Dunia harus tau, bahwa tidak ada keadilan di Indonesia," cuit netizen Indonesia di postingan Marseille itu.
Sementara itu terduga pelaku saat ini sudah diamankan kepolisian. Itu setelah adanya desakan publik yang masif menuntut transparansi.
Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri secara resmi merilis tujuh nama anggota Korps Brimob yang berada di dalam kendaraan baja tersebut saat insiden tragis di tengah demonstrasi, Kamis (28/8/2025).
Ketujuh anggota ini kini bukan lagi sekadar bayangan di balik seragam, melainkan individu dengan nama dan pangkat yang harus menghadapi proses hukum dan etik.
Berdasarkan data yang dirilis dan dikonfirmasi dari proses pemeriksaan, berikut adalah daftar lengkap tujuh personel yang kini statusnya menjadi terduga pelanggar kode etik berat:
Kompol Cosmas Kaju Gae - Perwira menengah yang duduk di kursi depan, di sebelah pengemudi, dan diduga berperan sebagai komandan tim di lapangan.
Bripka Rohmat - Personel yang memegang kendali kemudi rantis. Manuvernya di tengah kerumunan massa berujung fatal bagi Affan Kurniawan.
Aipda M Rohyani - Anggota senior yang berada di kabin belakang bersama empat personel lainnya.
Briptu Danang - Salah satu personel yang bertugas di bagian belakang kendaraan.
Bripda Mardin - Anggota berpangkat Brigadir Polisi Dua yang juga berada di dalam kabin belakang.
Baraka Jana Edi - Personel Tamtama Brimob yang berada di dalam rantis.
Baraka Yohanes David - Personel Tamtama Brimob yang melengkapi kru di bagian belakang kendaraan.
Berita Terkait
-
Dari Hujan Deras Hingga Reda, Tak Surutkan Massa untuk Duduki Gedung DPR Malam Ini
-
UPDATE Jumat Malam! Dinding dan Pos Polisi Polda Metro Jaya Dibakar Massa
-
Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob: Koalisi Sipil Desak Prabowo Copot Kapolri!
-
Kesaksian Pilu Rekan, Affan Kurniawan Meninggal usai 5 Menit Diperiksa Dokter
-
Niat Bawa Mesin Gerinda, Pendemo Nekat Gergaji Pagar Raksasa DPR: Percikan Api Menyala!
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya