Situasi ini tentu membuat Jay Idzes harus bekerja lebih keras untuk membantu Sassuolo keluar dari zona merah.
Bagi Timnas Indonesia, kehadiran Jay Idzes di kompetisi sekelas Liga Italia Serie A menjadi sebuah kebanggaan tersendiri.
Pemain berusia 24 tahun itu sebelumnya tampil impresif bersama Timnas Indonesia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kini kariernya berlanjut ke Serie A, liga yang dikenal sebagai salah satu kompetisi tersulit di Eropa.
Sassuolo sendiri bukan tim baru di Liga Italia Serie A, karena mereka dikenal sebagai penghasil banyak pemain berbakat.
Andrea Pinamonti dan Domenico Berardi adalah contoh nyata talenta Sassuolo yang kini menjadi andalan timnas Italia.
Namun dalam dua laga awal musim ini, Sassuolo tampak kesulitan menghadapi lawan-lawan kuat.
Kekalahan dari Napoli di pekan pertama dan Cremonese di pekan kedua memperlihatkan lemahnya lini pertahanan.
Jay Idzes diharapkan bisa menjadi solusi untuk memperbaiki organisasi pertahanan Sassuolo ke depannya.
Baca Juga: Fakta Menarik Debut Jay Idzes Bersama Sassuolo di Serie A
Liga Italia Serie A musim 2025/2026 sendiri diprediksi akan berlangsung sangat ketat dengan persaingan tim papan bawah hingga papan atas.
Klub-klub besar seperti Inter Milan, AC Milan, Juventus, hingga Napoli masih menjadi unggulan di kompetisi ini.
Sementara tim-tim seperti Cremonese, Sassuolo, dan Empoli berjuang keras untuk bisa bertahan di kasta tertinggi Liga Italia Serie A.
Bagi Jay Idzes, bermain di Liga Italia menjadi kesempatan emas untuk mengasah mental dan kualitasnya.
Apalagi dirinya kini menjadi salah satu pemain Timnas Indonesia yang dipercaya bermain di level tertinggi Eropa.
Dengan pengalaman di Sassuolo, Jay Idzes diharapkan bisa semakin matang ketika kembali membela Timnas Indonesia.
Perjalanan Jay Idzes bersama Sassuolo di Liga Italia Serie A baru saja dimulai dan masih panjang untuk menunjukkan potensinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Berapa UCL PSG usai Menang Lawan Arsenal? Ini Sepak Terjang di Champions League
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions