- Jay Idzes debut di Liga Italia saat Sassuolo kalah dramatis.
- Sassuolo terpuruk di dasar klasemen setelah kalah dua kali.
- Gol penalti di menit akhir hancurkan debut Jay Idzes.
Suara.com - Debut Jay Idzes bersama Sassuolo di Liga Italia harus berakhir dengan kekecewaan setelah timnya kalah dramatis 3-2 dari Cremonese di Stadion Giovanni Zini.
Pertandingan Cremonese vs Sassuolo pada lanjutan Serie A berlangsung Sabtu dini hari waktu Indonesia dan menjadi panggung pertama bagi Jay Idzes sebagai starter.
Pemain keturunan Indonesia itu sebelumnya hanya duduk di bangku cadangan ketika Sassuolo dikalahkan Napoli pada pekan pembuka Liga Italia.
Kesempatan tampil sejak menit awal akhirnya datang berkat kepercayaan pelatih Fabio Grosso yang menurunkan Jay Idzes untuk memperkuat lini belakang Sassuolo.
Laga Cremonese vs Sassuolo berjalan sengit sejak peluit pertama dengan dominasi Cremonese di babak awal.
Tuan rumah berhasil unggul cepat melalui Filippo Terracciano yang mencetak gol pada paruh pertama pertandingan Serie A tersebut.
Tidak lama kemudian, Franco Vazquez menambah penderitaan Sassuolo dengan gol kedua yang membuat Cremonese unggul 2-0 di depan pendukungnya.
Sassuolo tidak tinggal diam dan mencoba bangkit di babak kedua Liga Italia ini dengan serangan agresif ke jantung pertahanan Cremonese.
Andrea Pinamonti menjadi pahlawan pertama bagi Sassuolo setelah mencetak gol balasan yang memperkecil ketertinggalan.
Baca Juga: Usai Dipermalukan Kiper Timnas Indonesia, AC Milan Akhirnya Petik Kemenangan Perdana
Tak berhenti di situ, Domenico Berardi juga menyumbangkan gol penyama kedudukan sehingga skor berubah menjadi 2-2 dan membuat laga semakin panas.
Pertandingan Cremonese vs Sassuolo tampak akan berakhir imbang sebelum drama terjadi di menit akhir.
Kesalahan fatal dilakukan Alieu Fadera yang melanggar Floriani Mussolini di kotak penalti ketika injury time babak kedua baru berjalan satu menit.
Hadiah penalti diberikan wasit dan eksekutor Manuel De Luca sukses menjalankan tugasnya dengan baik untuk membawa Cremonese unggul 3-2.
Gol penalti tersebut menjadi pukulan telak bagi Sassuolo karena tak ada waktu tersisa untuk membalas.
Debut Jay Idzes bersama Sassuolo di Liga Italia pun berakhir dengan kekalahan menyakitkan.
Kekalahan ini membuat Sassuolo masih belum meraih satu pun poin di Serie A musim baru.
Sassuolo kini terpuruk di dasar klasemen Liga Italia setelah dua pertandingan awal.
Sebaliknya, kemenangan membuat Cremonese melesat ke puncak klasemen sementara Serie A dengan enam poin dari dua laga.
Cremonese tampil mengejutkan karena mampu menyapu bersih dua pertandingan awal Liga Italia musim ini.
Bagi Sassuolo, hasil buruk ini menjadi sinyal bahaya meskipun kompetisi Serie A masih panjang.
Jay Idzes yang baru saja memulai kariernya di Liga Italia tentu berharap bisa segera membawa Sassuolo keluar dari tekanan.
Performa Jay Idzes di lini pertahanan Sassuolo sebenarnya cukup solid meski akhirnya tim harus kebobolan tiga gol dari Cremonese.
Pengalaman pertama bermain penuh di Serie A menjadi ujian berat bagi Jay Idzes bersama Sassuolo.
Cremonese menunjukkan konsistensi permainan yang rapi meski sempat lengah hingga Sassuolo mampu menyamakan kedudukan.
Drama di menit akhir menjadi bukti ketatnya persaingan Liga Italia musim ini, termasuk bagi klub papan tengah seperti Sassuolo.
Pada pekan ketiga Serie A, Cremonese akan menghadapi tantangan sulit ketika bertandang ke markas Hellas Verona.
Sementara Sassuolo akan mencoba bangkit saat menjamu Lazio yang dikenal sebagai salah satu tim kuat di Liga Italia.
Jadwal tersebut tentu akan menjadi kesempatan berikutnya bagi Jay Idzes untuk membuktikan kualitasnya bersama Sassuolo.
Kehadiran Jay Idzes di Serie A Liga Italia mendapat sorotan publik sepak bola Indonesia yang menunggu kontribusinya lebih besar.
Liga Italia memang dikenal sebagai salah satu kompetisi tersulit di Eropa dengan pertahanan yang kuat dan tempo tinggi.
Jay Idzes diharapkan bisa beradaptasi cepat agar Sassuolo mampu bangkit dari keterpurukan awal musim ini.
Debut yang berakhir dengan kekalahan menjadi pelajaran penting bagi Jay Idzes untuk menatap laga selanjutnya di Serie A.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Hasil Akhir: Gol Telat Roman Paparyha Bawa Persis Solo Menang Dramatis
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi