"Saat Piala Mitsubishi (2024), ketika pelatihnya Shin Tae Yong, tim mereka terlihat lebih punya semangat juang dan taktiknya lebih jelas," tutur Hyeok Jun.
Pelatih berusia 55 tahun itu memberikan penekanan khusus pada aspek penyerangan Skuad Garuda di era STY, yang dianggapnya jauh lebih superior dan berbahaya.
Meskipun tim saat ini dinilai tetap bermain bagus, namun dari sisi daya gedor, levelnya belum sepadan.
"Serangan mereka juga cukup agresif dan mereka menggunakan strategi yang bagus. Tapi menurut saya, tidak sekuat saat di era Shin Tae Yong, terutama dalam hal daya serang," ucap Ha Hyeok-jun.
Bahkan, ia mengenang betapa mengerikannya menghadapi tim racikan STY hingga sempat terbesit rasa takut akan menelan kekalahan dengan skor besar.
Perasaan itu, menurutnya, tidak ia rasakan saat menghadapi tim yang sekarang.
"Bahkan saya sempat berpikir, 'Apakah mungkin Indonesia bisa mengalahkan kita dengan skor 2-3?' Tapi kenyataannya, dibandingkan waktu itu, sepertinya mereka sedikit lebih lemah. Itu hanya pendapat pribadi saya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Laos Hebat Atau Jens Raven Mandul? Ini Kata-kata Gerald Vanenburg
-
Baik dan Buruk Pertandingan Timnas Indonesia U-23 vs Laos, Garang Tapi Tumpul
-
Nasib Tim ASEAN di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026: Indonesia Tersendat, Brunei Paling Tragis
-
Sudah Cukup Bagi Laos Sulitkan Timnas Indonesia U-23, Pelatih Blak-blakan Gagal Tak Masalah
-
Timnas Indonesia U-23 Main Bapuk, Gerald Vanenburg Kini Ragu Bisa Seperti Shin Tae-yong
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Lewati Sederet Legenda, Lionel Messi Menjadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia