- Maroko Resmi Lolos ke Piala Dunia 2026
- Penampilan Gemilang Tim dan Pemain Muda Saat Kalahkan Niger
- Kemenangan ini memberi Maroko kepercayaan diri tinggi untuk menghadapi Zambia selanjutnya
Suara.com - Maroko memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko setelah menghancurkan Niger dengan skor telak 5-0 dalam laga Kualifikasi Piala Dunia CAF, Jumat (5/9) malam, di Stadion Moulay Abdellah, Rabat.
Laga berjalan cepat sejak menit awal, namun titik balik terjadi pada menit ke-26 ketika Niger harus bermain dengan sepuluh pemain.
Abdoul-Latif Goumey menerima kartu kuning kedua setelah melakukan tackle keras, sehingga diganjar kartu merah.
Keunggulan jumlah pemain membuat Maroko semakin leluasa menguasai permainan.
Youssef Belammari, yang tampil agresif dari sisi kiri, memberikan umpan matang untuk Saibari yang dengan tenang menaklukkan kiper lawan di dekat tiang pertama.
Gol perdana ini menjadi momentum bagi Maroko untuk menekan lebih dalam.
Beberapa menit kemudian, Saibari kembali mencetak gol, kali ini memanfaatkan umpan dari sisi kanan yang dikirim oleh Achraf Hakimi.
Dua gol cepat ini membuat tim tuan rumah berada dalam posisi nyaman dan dominan.
Memasuki babak kedua, Maroko tidak mengendurkan serangan.
Baca Juga: Kisah Pemain Rp307 M Djed Spence: Muslim Pertama yang Tembus Timnas Inggris
Ayoub El Kaabi menambah keunggulan menjadi 3-0 setelah memanfaatkan assist ciamik dari Belammari.
Suasana di stadion pun semakin meriah, dengan suporter tuan rumah bersorak riang menyambut gol demi gol Maroko.
Maroko terus menggempur lini belakang Niger. Hamza Igamane menanduk bola hasil sepak pojok yang dilewatkan Nayef Aguerd, memperbesar keunggulan menjadi 4-0.
Tidak lama berselang, Azzedine Ounahi menutup pesta gol dengan tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti, memastikan skor akhir 5-0 bagi Maroko.
Kemenangan ini membuat Maroko berada di puncak klasemen kualifikasi dengan 18 poin dari enam pertandingan, sehingga secara resmi mereka memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi tim yang juga menembus semifinal Piala Dunia 2022, dan menegaskan bahwa Maroko tetap menjadi kekuatan kuat di Afrika.
Berita Terkait
-
Kisah Pemain Rp307 M Djed Spence: Muslim Pertama yang Tembus Timnas Inggris
-
Jerman Dipermalukan Slovakia, Schweinsteiger Ngamuk: Malu-Maluin Banget!
-
Cucurella Pecah Telur! Gol Perdana Bawa Spanyol Pesta Gol di Sofia
-
Der Panzer Rontok: Deretan Fakta Miris Kekalahan Telak Jerman dari Slovakia
-
Jelang Debut Bersama Italia, Gennaro Gattuso Uring-uringan Sampai Gak Bisa Tidur
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Alasan Timnas Futsal Indonesia Tidak Boleh Anggap Remeh Vietnam
-
Kata Petinggi Persib Usai Jadwal Pertandingan di Super League Ditunda
-
Ini Hasil Pertemuan I.League dan John Herdman
-
Teman Jay Idzes di Sassuolo Curhat: Kami Kesulitan
-
Alasan Arema FC Gerak Cepat Hadirkan Dua Pemain Persija
-
Shayne Pattynama Mendadak Naik Mobil Anti Peluru di Dekat BSD Tangerang, Ada Apa?
-
KUIS: Seberapa Tahu Kamu tentang Jay Idzes? Uji Pengetahuanmu di Sini
-
Fabio Grosso Angkat Topi, Aksi Jay Idzes Jadi Penentu Kemenangan Sassuolo
-
Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam, Hector Souto Tebar Ancaman!
-
Kerja Terus! John Herdman Kini Geruduk Operator Super League, Ini Alasannya