Bola / Bola Indonesia
Selasa, 09 September 2025 | 07:57 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia Miliano Jonathans (kanan) melewati hadangan pesepak bola Timnas Lebanon Mohamad Haidar (kiri) dalam FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Senin (8/9/2025). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/mrh/bar]

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para penggemar Indonesia, dan semua orang di stadion. Mereka yang bersama kami di hotel benar-benar orang-orangnya sangat ramah," kata Haidar.

Ia juga menegaskan tidak ada niat buruk dalam insiden keributan tersebut.

"Maaf tentang apa yang terjadi di pertandingan, ini adalah sepak bola, kami tidak bermaksud berkelahi dengan pemain mana pun atau membuat masalah dengan orang-orang di Indonesia. Terima kasih banyak, dan sekali lagi maaf," ucapnya.

Pernyataan ini mendapat apresiasi dari sebagian besar pendukung Timnas Indonesia.

Penyebab Ketegangan di Lapangan

Menurut Haidar, suasana panas hanya dipicu tensi pertandingan yang sangat tinggi.

Sepak bola kerap menghadirkan momen emosional terutama di laga antarnegara yang penuh gengsi.

Pelatih Lebanon, Miodrag Radulovic, juga ikut mengomentari jalannya pertandingan.

Ia menganggap hasil imbang tetap patut disyukuri oleh timnya.

Baca Juga: Laga Indonesia vs Lebanon Diselimuti Duka, Erick Thohir Hingga Rizky Ridho Kirim Doa

Perspektif Pelatih Lebanon

Radulovic menambahkan laga berjalan sangat kompetitif dari awal hingga akhir.

Menurutnya, baik Timnas Indonesia maupun Lebanon sama-sama ingin keluar sebagai pemenang.

Komentar ini menegaskan bahwa keributan bukanlah hal yang disengaja.

Lebih pada ekspresi dari semangat juang para pemain yang tampil habis-habisan.

Load More